Home » News » Nama SBY Disebut di Sidang Korupsi e-KTP, Ini Tanggapan Partai Demokrat

Nama SBY Disebut di Sidang Korupsi e-KTP, Ini Tanggapan Partai Demokrat



Jakarta – Nama Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ikut disebut-sebut saat persidangan kasus korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) Kamis (06/04/2017) kemarin. Seperti yang pernah diketahui, SBY pernah menjabat sebagai Presiden RI selama dua periode, sejak 2004-20014.

Nama SBY Disebut di Sidang Korupsi e-KTP, Ini Tanggapan Partai Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono

SBY disebut oleh Anas Urbaningrum telah mengarahkan Fraksi Demokrat agar mengawal program pemerintah. Salah satu program saat itu adalah proyek e-KTP.

Pada saat itu, Di hadapan majelis hakim, Anas menyebut SBY pernah mengarahkan kepada fraksi Partai Demokrat supaya mengawal program pemerintah.

“Dan memang ada arahannya dari Ketua Pembina Partai Demokrat, kebetulan dijabat oleh Presiden, agar didukung fraksi dan koalisi. (Proyek e-KTP) yang saya tahu kebijakan dan programnya, tapi pengadaannya saya tidak tahu,” kata Anas bersaksi untuk terdakwa Irman dan Sugiharto.

Baca juga : Bersikap Kooperatif, Andi Narogong Siap Ungkap ‘Pemain’ Skandal Korupsi E-KTP

Wakil Ketua Dewan Pembina partai Demokrat Agus Hermanto menilai penyebutan nama SBY di sidang kasus e-KTP adalah hal wajar. Menurut Agus sebagai partai yang mengendalikan pemerintah, sudah sepantasnya SBY mendukung proyek e-KTP.

“Rasanya sebagai Presiden sudah sewajarnya memberikan arahan kepada parpolnya untuk menyukseskan pekerjaan pemerintah,” kata Agus Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (07/03/2017).

Menurut Wakil Ketua DPR ini, seluruh presiden pasti akan memberikan arahan kepada partai pendukungnya untuk menyukseskan seluruh pekerjaan yang dicanangkan oleh pemerintah.

“Sehingga terealisasi dengan baik. Rasanya ini sesuatu hal wajar,” ujar Agus.
(Muspri-sisidunia.com)