Home » News » Gara-gara Tak Mau Lampu Dimatikan, Nyawa PSK di Palangkaraya Nyaris Hilang

Gara-gara Tak Mau Lampu Dimatikan, Nyawa PSK di Palangkaraya Nyaris Hilang



Palangka Raya – Seorang pekerja seks komersial (PSK) berinisial ST (50) mengalami nasib sial. Selain tak mendapat uang, PSK yang biasa mangkal di Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya itu nyaris kehilangan nyawa. Pasalnya, dia dianiaya dua pria tak dikenal di salah satu warung remang-remang, Rabu (5/4/2017).

Gara-gara Tak Mau Lampu Dimatikan, Nyawa PSK di Palangkaraya Nyaris Hilang

Gambar ilustrasi

ST mengalami luka tusuk di badan, tangan kiri, dan kaki kiri.Pelaku diduga marah lantaran ST menolak untuk mematikan lampu saat hendak melayani.

Baca juga : Astaga, Ibu Lima Anak Ajak Dua Pelajar Belasan Tahun Bercinta

Saat ini, kasus itu sudah ditangani Sat Reskrim Polres Palangka Raya. Dari informasi yang dihimpun, pelaku datang ke lokasi sekitar pukul 02:00 WIB. Saat itu, salah satu pelaku memesan kopi. Sedangkan satu pelaku lain bernegosiasi dengan ST.

Saat harga sudah disepakati, korban dan pelaku langsung ke bilik cinta. Ketika di bilik, korban meminta lampu kamar dimatikan.

Namun, pelaku ternyata tersinggung hingga terjadi percekcokan. Sontak pelaku mencabut senjata tajam (sajam) dan langsung menusuk korban.

Mendengar teriakan korban, penghuni warung kemudian berlari ke arah TKP. Sedangkan pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor ke arah Jalan RTA Milono.

Beruntung, korban langsung dilarikan ke RSUD dr Doris Slyvanus untuk mendapatkan tindakan medis. Korban kini berada di rumah sakit menjalani perawatan. Kondisnya sangat kritis dan banyak kehilangan darah.

Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Ismanto Yuwono mengatakan, masih mendalami kasus itu.

“Masih lidik dan pengembangan, beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Korban sudah berada di RS dan belum bisa dimintai keterangan lengkap. Saya berharap pelaku menyerahkan diri,” kata Ismanto.

(bens – sisidunia.com)