Home » News » Gerindra Sarankan Jokowi Jadi Ketua Umum PDIP

Gerindra Sarankan Jokowi Jadi Ketua Umum PDIP



Jakarta – Partai PDI Perjuangan selama ini dikenal sebagai partai penguasa. Partai ini dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri masih tersisa selama tiga tahun mendatang. Meskipun begitu, saat ini sudah terdengar desas desus calon pemimpin baru yang mumpuni untuk menggantikan posisi Megawati.

Gerindra Sarankan Jokowi Jadi Ketua Umum PDIP

Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri

Partai sekelas Gerindra pun berani memberikan komentar. Perkumpulan yang dipimpin Prabowo Subianto itu menyatakan, jika Megawati pensiun sebagai ketua umum, maka yang cocok menggantikan adalah Joko Widodo (Jokowi).

”Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengatakan ingin segera pensiun dari jabatannya sebagai pemimpin. Saya rasa Pak Joko Widodo sangat mumpuni ya untuk mengantikan Ibu Mega, jika Bu Mega pensiun dari politik,” ungkap Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Arief Puyouno, Rabu (05/04/2017).

Arief mengungkapkan alasannya, Jokowi merupakan kader PDI Perjuangan yang dikader khusus oleh Megawati untuk disiapkan sebagai pemimpin nasional. Dimulai dari tingkatan kota, provinsi sampai terpilih sebagai presiden.

Baca juga : Politisi PDIP Menilai Kepemimpinan Jokowi Lebih Baik Dibanding Soeharto

Dia menilai hanya Joko Widodo yang paling cocok sebagai calon pengganti Megawati. ”Kalau diibaratkan dalam sejarah kerajaan Jawa, Ibu Megawati itu seperti Ratu Kalinyamat dan Joko Widodo itu adalah Joko Tingkir yang sama-sama memerangi Pangeran Aryo Penangsang,” seloroh Arief.

Di tempat terpisah, politikus PDI Perjuangan, TB Hasanuddin mengatakan, apa yang diungkapkan oleh Arief Puyouno selaku kader Parrtai Gerindra hanya upaya merecoki internal PDIP. ”Seharusnya partai lain tidak ikut campur dalam urusan internal PDI Perjuangan. Ini hanya upaya merecoki,” ujar Kang TB.

Dia mengatakan, keputusan yang dilayangkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri adalah suatu yang bijak, karena sebuah organisasi perlu keputusan regenerasi. ”Statement Ibu Mega itu dalam konteks tugas sikap legowo untuk menyampaikan tongkat kepemimpinan dan itu karakter pemimpin yang baik,” katanya.
(Muspri-sisidunia.com)