Home » News » Selain Video Gus Dur, Sidang Ahok Juga Putar Rekaman Ceramah Habib Rizieq

Selain Video Gus Dur, Sidang Ahok Juga Putar Rekaman Ceramah Habib Rizieq



Jakarta – Pada hari selasa (04/04/2017) kemarin Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjalani sidang atas dugaan kasus penistaan agama yang terjadi pada beberapa waktu yang lalu. Dalam sidang kali ini, digelar pemutaran video berisi pernyataan Abdurrachman Wahid (Gus Dur).

Selain Video Gus Dur, Sidang Ahok Juga Putar Rekaman Ceramah Habib Rizieq

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam sidang dugaan kasus penistaan agama

Dalam video tersebut, Presiden RI ke-4 itu menyebutkan surat Al-Maidah Ayat 51 tidak ada hubungannya dengan pemilihan kepala daerah.

“Tapi kalau pemerintahan, tidak apa-apa. Kita harus tahu dong di mana pakainya ayat, bukan sembarang saja. Oleh karena itu, Anda tidak perlu takut dan Anda semua bersama-sama pilih orang pandai di pemerintahan. Betul? Basuki Ahok sudah membuktikan diri menjadi Bupati yang baik di Belitung Timur. Hidup Ahok. Bisa enggak sekarang orang berobat enggak bayar? Bayar Rp5.000 untuk semua penyakit. Kenapa itu bisa? Karena jujur, dia enggak ikut makan. Yang lain malah pengobatan ditilep. Enggak usah takut-takut, saya datang dari Jakarta demi kebenaran. Kalau politik enggak ada hubungannya dengan agama,” ujar Gus Dur dalam video yang diputarkan di persidangan.

Dalam kesempatan itu, Gus Dur juga sempat berkata jika definisi dari ‘kafir’ bukanlah mereka yang beragama Kristen, atau mereka yang Yahudi. “Kafir itu bukan orang kristen, atau orang yahudi, tetapi Kafir itu adalah orang-orang tidak bertuhan,” ujarnya dalam videonya.

Selain memutar video Gus Dur, jaksa penuntut umum juga menayangkan video berisi pernyataan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab.

“Ada judul Habib Rizieq dan tolak Ahok pemimpin kafir. Dengan judul Habib Rizieq, kita putar,” ujar jaksa di sidang ke 17 yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2017).

Dalam video tersebut, Rizieq menyatakan tentang larangan memilih pemimpin yang beda keyakinan.

Baca juga : Teladani Gus Dur, Gus Nizam Suarakan Hidup Berdamai Dari Atas Mimbar Gereja

“Setelah Allah mengatakan, hai orang-orang yang beriman, jangan kalian pilih mengambil orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin. Barangsiapa menjadikan pemimpin, maka golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang dzalim,” kata Rizieq yang terekam video.

Dalam video tersebut Rizieq menyampaikan pandangan-pandangannya. Di antaranya, menanggapi opini yang menyebutkan jika Ahok tidak terpilih lagi menjadi gubernur Jakarta, akan banyak program pembangunan yang tidak berjalan.

“Ada negara asing marah kalau nggak pilih dia. Amerika, China, Eropa marah? Nanti kalau nggak pilih dia, musibah buat kita? Saya tanya, ada nggak yang ngomong seperti itu?! Persis. Allah ceritakan dalam Al Maidah 52. Kita lagi bicarakan Al Maidah, terusannya 52,” kata dia.

“Mereka boleh beralasan begitu, Allah akan memberi kemenangan kepada orang beriman yang nggal mau dipimpin kafir. Kalau nggak diberi kemenangan, Allah yang akan memberi keputusan. Kalau kita nggak mampu bergerak, kalau udah demo segala macem upaya semua ketutup, nggak ada jalan, maka Allah yang akan turun.”

“Ya siapa tahu Ahok keputusannya disamber geledek, siapa yang tahu? Allah bisa ambil keputusan kapan saja. Jangan-jangan Allah kirim satu orang, dibunuh Ahok, bisa jadi juga tuh. Mujahid kirim bunuh dia, Allah kirim petir samber dia. Amin ya rabbal alamin.”

“Haji, doktor bela ahok, ahli tafsir puter balik ayat Al Quran. Ini ustadz yang putarbalikkan ayat Al Quran lebih seram dari dajjal. Dia nipu umat pakai ayat Al Quran, nipu pakai hadist nabi. Yuk ke depan lebih selektif, jangan sembarangan milih gubernur,” kata Rizieq dalam video.
(Muspri-sisidunia.com)