Home » News » Kepergok Ngamar Dengan Pacar, Pasangan Ini Mengaku Mengerjakan Tugas Kuliah

Kepergok Ngamar Dengan Pacar, Pasangan Ini Mengaku Mengerjakan Tugas Kuliah



Pekanbaru – Pada hari minggu (02/04/2017) dini hari petugas kepolisian dari Polsek Tampan sedang melakukan razia di Hotel Sabrina di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru. Hasilnya, ditemukan sejumlah pasangan muda mudi tanpa status menikah yang menginap di hotel tersebut.

Kepergok Ngamar Dengan Pacar, Pasangan Ini Mengaku Mengerjakan Tugas Kuliah

Ilustrasi

Sebanyak 13 pasangan muda mudi tanpa surat keterangan menikah yang berada di dalam beberapa kamar terjaring razia. Dua pasang diantaranya ditemukan dalam kondisi tak berpakaian lengkap.

Semua pasangan non muhrim tersebut akhirnya digelandang petugas ke Polsek Tampan untuk diinterogasi, didata dan diproses lebih lanjut dengan memberikan himbauan. Dari pendataan petugas, pasangan muda mudi yang diamankan tersebut rata-rata berusia antara umur 18 tahun hingga 26 tahun.

Sebelumnya dalam giat tersebut, kamar yang dibuka petugas hotel dan pihak kepolisian ada yang tengah kosong ditinggal oleh pengunjungnya. Dengan kondisi berantakan, bau asap rokok serta jejeran celana dalam pria dan wanita tampak begitu saja di atas lantai.

“Mungkin pengunjungnya sudah kabur,” kata salah seorang petugas yang memeriksa ke dalam kamar.

Dalam giat ini para pengunjung lainnya yang melihat tindakan petugas tersebut ada yang tidak ingin membuka pintu kamar hotel meskipun digedor beberapa kali.

Baca juga : Satpol PP Pekan Baru Razia Pasangan Pelajar dan Mahasiswa Yang Ngamar di Hotel

Sementara itu sebagian lainnya, ketika ditanya petugas mengapa harus ditempat tersebut, muda mudi itu menjawab dengan alasan jumpa teman. Ada juga yang mengatakan menemani teman mengerjakan tugas kuliah dan lainnya.

“Kami pacaran, di sini kami mengerjakan tugas kuliah,” kata Ind, salah seorang pengunjung yang terjaring razia.

Dalam giat cipta kondisi tersebut petugas kepolisian Polsek Tampan tidak ada mengamankan barang yang mencurigakan seperti pengguna narkoba dan lainnya.

Sementara itu dari rata rata pengunjung hotel kebanyakan mahasiswa serta pengunjung dari luar daerah seperti Jambi, Jakarta, Kabupaten Kampar dan lainnya. Setelah dilakukan pendataan, para muda mudi yang terjaring razia tersebut dipulangkan.
(Muspri-sisidunia.com)