Home » News » 3 Penerbangan Alami Delay, Penumpang Keluhkan Tak Ada Petugas Lion Air

3 Penerbangan Alami Delay, Penumpang Keluhkan Tak Ada Petugas Lion Air



Jakarta – Penumpang menumpuk di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta karena tiga penerbangan Lion Air tadi malam mengalami delay. Namun penumpang disebut tak bisa menemukan satu pun petugas Lion Air di lokasi.

3 Penerbangan Alami Delay, Penumpang Keluhkan Tak Ada Petugas Lion Air

Ilustrasi

“Dari pihak pax (passanger, red) sudah menelepon mengatakan bahwa terjadi delay di 3 penerbangan,” ungkap petugas Angkasa Pura II, Dana, Minggu (02/04/2017) pukul 23.30 WIB.

Hingga saat ini pihak AP II masih menunggu konfimasi mengenai delay pada 3 penerbangan itu dari Lion Air. Dana menyebut, penumpang yang mengeluhkan delay di terminal 1 mengatakan tak ada petugas Lion Air yang bisa dimintai pertanggungjawaban soal delay tersebut.

Dana memastikan bahwa memang ada penumpukan penumpang. Pihak AP II sudah ada yang berada di lokasi namun sesuai dengan aturan, soal masalah jadwal penerbangan itu merupakan kewenangan dari pihak maskapai.

“Si penumpang menyatakan bahwa terjadi penumpukan penumpang. Dari pihak pax sudah menelepon mengatakan bahwa terjadi delay di 3 penerbangan,” terang Dana.

Baca juga : Mantan Pilot Benarkan Tujuan Dari Aksi Mogok Pilot Lion Air

“Dari AP II selalu ada, tapi perihal delay memang dari maskapai sendiri. Dan kami sudah menyarankan agar penumpang menghubungi pihak Kemenhub,” tutur Dana.

“Kami bantu follow up,” imbuhnya.

Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi memanggil manajemen Lion Air untuk meminta sejumlah klarifikasi terkait sejumlah hal. Di antaranya mengenai delay hingga avtur bocor.

“Sebagaimana informasi yang beredar di media massa dan media sosial, terdapat sejumlah kejadian yang berkaitan dengan operasional dan pelayanan terhadap penumpang yang terjadi hampir berdekatan yang melibatkan maskapai Lion Air,” ungkap Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Bambang Sutrisna dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/4/2017) malam.

Beberapa peristiwa yang dimaksud adalah seperti transfer penumpang rute penerbangan Singapura-Jakarta menuju Bandara Johor Bahru, Malaysia. Kemudian juga soal penumpang yang ditinggal pesawat padahal sudah datang di bandara sebelum batas check in habis.
(Muspri-sisidunia.com)