Home » News » Besaran KJL Keluaran Ahok Bekisar Rp 600 Ribu Hingga Rp 1 Juta

Besaran KJL Keluaran Ahok Bekisar Rp 600 Ribu Hingga Rp 1 Juta



Jakarta – Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan meluncurkan Kartu Jakarta Lansia (KJL). Ahok mengatakan besaran KJL tiap bulannya akan berkisar antara Rp 600 ribu dan Rp 1 juta.

Besaran Kartu KJL Keluaran Ahok Bekisar Rp 600 Ribu Hingga Rp 1 Juta

Basukoi Tjahaja Purnama (Ahok)

Ahok menjabarkan mengapa dia bisa memberikan estimasi yang akan dikucurkan KJL per bulan antara Rp 600 ribu dan Rp 1 juta. Ahok mengatakan hitung-hitungan tersebut didapat dari perkiraan biaya hidup per hari lansia. Dalam hitungan Ahok, lansia akan mendapatkan Rp 20 ribu per hari untuk makan.

“Karena itu ada hitungannya, minimal Rp 20 ribu itu dia mampu beli makanan setiap hari. Jadi itu untuk mendukung dia hidup saja kan sakit sudah diurusi, sudah dijemput pakai TransJakarta Care. Rumah kita sudah mulai perbaiki. Jadi, kalau ada Rp 20 ribu sehari, minimal dia juga bisa makan,” kata Ahok saat ditemui di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Jumat (31/3/2017).

“Kalau kamu punya Rp 20 ribu, orang tua makan tiga kali sehari, nggak kayak kita makan banyak,” lanjutnya.

Selain Rp 600 ribu, ada juga lansia yang akan mendapat KJL Rp 1 juta tiap bulannya. Tambahan Rp 400 ribu tersebut, kata Ahok, untuk lansia yang perlu diaper.

“Paling tidak dapat Rp 1 juta, itu juga kalau dia sudah terbaring, perlu diaper, kan,” ujarnya.

Lansia yang mendapat KJL, kata Ahok, bukan atas dasar usia. KJL akan diberikan kepada lansia yang tidak mampu dan keluarganya tidak mampu menghidupi kehidupan mereka. Sementara itu, bila ada lansia yang masih bisa ditanggung hidupnya oleh pihak keluarga, lansia tersebut hanya akan mendapat layanan TransJakarta gratis.

“Jadi (KJL diberikan) bukan karena kamu tua. Jadi yang dianggap lansia itu adalah orang yang nggak mampu menghidupi dirinya atau keluarganya nggak mampu menghidupi dia, baru itu dikasih (KJL). Tapi, kalau dia masih dihidupi keluarganya, nggak boleh dapat KJL. Paling dia cuma dapat kartu naik TransJakarta gratis,” tutupnya.

(bens – sisidunia.com)