Home » News » Satpol PP Tengarai Pejabat di Sampit Terlibat Bisnis Prostitusi

Satpol PP Tengarai Pejabat di Sampit Terlibat Bisnis Prostitusi



Jakarta – Keterlibatan oknum pejabat dalam bisnis esek-esek di Kota Sampit diketahui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur.

Satpol PP Tengarai Pejabat di Sampit Terlibat Bisnis Prostitusi

Ilustrasi prostitusi

Salah satu warung remang-remang berkedok warung kopi di sekitar taman kota diduga merupakan milik seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menjabat kepala bidang di sebuah instansi.

Baca juga : Sering Nonton Video Porno, Seorang Pria Cabuli Bocah Umur 7 Tahun

”Nanti kami cari tahu terlebih dahulu kebenarannya. Tidak ada pilih kasih, milik siapa saja yang melanggar aturan harus ditindak. Sesuai dengan ketentuannya, kami tidak bisa juga asal bergerak,” kata Kasatpol PP Kotim Rihel sebagaimana dilansir laman Prokal, Kamis (30/3/2017).

Rihel mengatakan, razia yang digelar beberapa waktu ternyata belum memberikan efek jera. Hal tersebut harus dilakukan untuk mencegah meluasnya praktik prostitusi terselubung.

”Beberapa ada yang buka lagi. Ada juga wajah baru dari hasil pantauan kami sejauh ini. Kalau ada yang lama, itu masih dicari tahu terlebih dahulu agar tidak salah saat eksekusi nanti,” ujarnya.

Menurut Rihel, praktik prostitusi terselubung kian marak. Namun, pengungkapan kasus tersebut memerlukan waktu.

“Selain warung remang-remang itu, kami juga ada menyelidiki kasus serupa. Mudah-mudahan nanti bisa terbongkar. Itu semua berdasarkan laporan masyarakat yang kami terima,” katanya.

Peredaran minuman keras juga ditoleransi pihaknya.

”Untuk miras sedikit berbeda. Harus membentuk tim terlebih dahulu. Disperindag Kotim yang bisa memberikan instruksi penertiban. Satpol PP anggota di dalamnya, karena di dalam perda bunyinya masih seperti itu,” kata Rihel.

(bens – sisidunia.com)