Home » News » Hujan Es di Indonesia Masih Dinilai Sebagai Hal Yang Normal

Hujan Es di Indonesia Masih Dinilai Sebagai Hal Yang Normal



Jakarta – Kepala Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko mengaku fenomena hujan es yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, salah satunya di DKI Jakarta, sebagai hal yang wajar. Fenomena ini disebut alami dan normal, namun dengan beberapa catatan.

Hujan Es di Indonesia Masih Dinilai Sebagai Hal Yang Normal

Gambar ilustrasi

“Hal ini karena ada radiasi, ada kelembapan udara tinggi dan angin yang tidak sepoi-sepoi dengan awan putih dengan perbedaan tekanan antara satu area dengan area lain yang bisa membuat pertumbuhan awan yang besar,” ungkapnya, Rabu (29/3/2017).

Baca juga : Polisi Mulai Selidiki Tindak Kejahatan Pencurian Kartu Kredit di DKI

Hary mengatakan fenomena hujan es bisa terjadi dimana saja asalkan ketentuan yang telah disebutkan di atas terpenuhi. Hary menyebut fenomena hujan es itu bukan anomali sebab terjadi secara alami, namun jika dilihat dari tahun-tahun sebelumnya, fenomena itu semakin sering terjadi dan menjadi indikasi adanya perubahan iklim.

Menurut Hary, hujan es lebih berbahaya daripada hujan pada umunya. Terutama bagi orang-orang yang beraktivitas di luar rumah dan saat berkendara karena mengurangi jarak pandang.

“Selain itu fenomena hujan es disertai kilat, petir, dan angin kencang hanya terjadi pada satu jenis awan, cumulonimbus, yang secara kasat mata bisa dilihat pada malam hari hanya ada kilat tanpa petir atau hujan,” katanya.

Hary mengatakan kasus serupa paling ekstrem juga pernah terjadi di beberapa negara subtropis dengan ukuran es sebesar bola tenis. Di Indonesia sendiri, ukuran es yang kecil dianggap relatif wajar. “Menjadi tidak wajar kalau hujannya lebih sering,” ungkapnya.

(bens – sisidunia.com)