Home » News » Diduga Terlibat Kasus e-KTP, Hanura Belum Pecat Miryam

Diduga Terlibat Kasus e-KTP, Hanura Belum Pecat Miryam



Jakarta – Miryam S Haryani merupakan seorang kader dari Partai Hanura yang berada di DPR. Nama Miryam disebut-sebut terkait dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

Diduga Terlibat Kasus e-KTP, Hanura Belum Pecat Miryam

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang

Menanggapi kabar tersebut, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) merasa gelisah. Tak mau tinggal diam, OSO pun memerintahkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hanura Sarifuddin Sudding untuk mencari keberadaan kadernya dan menjelaskan seperti apa kasus tersebut.

“Saya sampai sekarang ini belum mendapatkan laporan dari Ibu Miryam,” ujar OSO, Selasa (28/03/2017).

Oso juga mengakui bahwa dirinya hingga kini belum berkomunikasi dengan Miryam sama sekali. Telepon seluler Miryam pun juga tak aktif. “Saya sampai sekarang ini belum mendapatkan laporan dari Ibu Miryam,” ujar Oso

Wakil Ketua MPR ini mengaku sampai saat ini Partai Hanura belum menjatuhkan sanksi kepada Miryam. Karena Miryam belum terbukti menerima uang dari korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu.

Miryam sendiri sudah dua kali sidang tidak hadir. Terakhir karena alasan sakit.

Baca juga : Diagendakan 7 Orang Saksi, 2 Orang Saksi Absen dalam Sidang e-KTP Hari Ini

“Kalau ada sanksi hukum dan ketetapan hukum, maka sayalah orang yang pertama memecat (Miryam),” katanya.

Aturan tegas itu berlaku tanpa terkecuali. Termasuk dengan Miryam S. Hariyani yang diduga terlibat dalam kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang hingga kini menjadi polemik di internal Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Menurut OSO, Partai Hanura ingin mendengar langsung penjelasan Miryam terkait perannya dalam korupsi e-KTP itu. Namun, hingga kemarin, pihaknya belum bisa bertemu dengan Miryam.

”Ini kan saya baru dapat dari media. Saya sudah minta Pak Sekjen memanggil Miryam untuk dimintai keterangan. Nanti kita berikan jawaban ke masyarakat,” ujarnya.
(Muspri-sisidunia.com)