Home » Ekonomi & Bisnis » Datang ke Indonesia, Presiden Prancis Siap Gelontorkan Investasi Senilai Rp 34,5 Triliun

Datang ke Indonesia, Presiden Prancis Siap Gelontorkan Investasi Senilai Rp 34,5 Triliun



Jakarta – Hari ini, Presiden Prancis François Hollande melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Kunjungannya ini merupakan bagian rangkaian lawatannya ke Asia Tenggara (Singapura dan Malaysia).

Datang ke Indonesia, Presiden Prancis Siap Gelontorkan Investasi Senilai Rp 34,5 Triliun

François Hollande

Orang nomo satu di Prancis itu didampingi oleh Menteri Pertahanan Jean-Yves Le Drian dan Menteri Muda urusan Industri, Digital dan Inovasi Christophe Sirugue. Rombongan dari Prancis tersebut juga didampingi oleh beberapa anggota parlemen dan sekitar lima puluh orang pemimpin perusahaan Prancis, dari grup perusahaan besar, perusahaan menengah maupun kecil.

Baca juga : Sri Mulyani Melantik 109 Pejabat Baru Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Seperti dikutip dari laman Kedutaan Besar Prancis, Jakarta, Rabu (28/3/2017). Usai berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk memberikan penghormatan bagi para pahlawan nasional Indonesia, François Hollande ditemui oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Kemudian Presiden Prancis mengikuti acara kolaborasi Prancis- Indonesia di bidang ekonomi kreatif, ekonomi digital, dan industri budaya dalam dunia digital. Acara ini akan menjadi kesempatan untuk memperlihatkan keanekaragaman kerja sama yang sudah terjalin antara kedua negara di bidang kreativitas dan penyebaran industri perfilman, fesyen, animasi, permainan video, dan konten audiovisual.

Dalam kesempatan kali ini, sebuah kemitraan antara Prancis dan Indonesia di sektor ekonomi kreatif dan industri budaya akan diumumkan. Kemitraan tersebut bertujuan mengawal transformasi ekonomi dan masyarakat yang berkaitan dengan perkembangan dunia digital, dengan bertumpu pada pertukaran dinamis yang telah ada antara Prancis dan Indonesia.

Presiden Prancis juga akan mengunjungi ruang kontrol Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan bersama dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia akan memimpin pertemuan meja bundar yang membahas kerja sama Prancis–Indonesia di bidang kemaritiman yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Acara tersebut akan menyoroti sejumlah capaian yang telah diraih bersama oleh Indonesia dan Prancis di bidang kelautan. Pada kesempatan tersebut akan dikembangkan pula sebuah perspektif bersama yang sejalan dengan garis-garis besar yang ditetapkan dalam deklarasi bersama Kemitraan Maritim, yang sebelumnya telah disepakati oleh kepala negara Prancis dan Indonesia.

Kerja sama bilateral di bidang kelautan mencakup banyak sektor, seperti infrastruktur (terutama pelabuhan), pengelolaan sumber daya perikanan berkelanjutan, kerja sama ilmiah dan teknologi, meteorologi, keamanan dan kedaulatan wilayah laut, serta energi laut.

Berbagai kesepakatan di bidang pertahanan, kemitraan maritim, ekonomi kreatif, pembangunan perkotaan berkelanjutan, pembiayaan proyek-proyek infrastruktur bagi Indonesia, menunjukan betapa kaya dan beragamnya lingkup kerja sama antara Indonesia dan Prancis, termasuk sebagai negara anggota G20.

Selain itu, berbagai kesepakatan kemitraan di berbagai sektor strategis antara perusahaan Prancis dan Indonesia akan ditandatangani. Total investasi yang terkait dengan kemitraan tersebut mencapai lebih dari USD 2,6 miliar atau setara Rp34,58 triliun (kurs Rp13.300 per USD). (bens – sisidunia.com)