Home » News » Hujan Lebat Mengakibatkan Banjir dan Tanah Longsor di Padangsidimpuan

Hujan Lebat Mengakibatkan Banjir dan Tanah Longsor di Padangsidimpuan



Medan – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kota Padangsidimpuan di Sumatera Utara (Sumut) mengakibatkan sejumlah lokasi di dua daerah tersebut mengalami banjir dan juga longsor.

Hujan Lebat Mengakibatkan Banjir dan Tanah Longsor di Padangsidimpuan

Gambar ilustrasi

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Sumut, Riadil Akhir Lubis, hujan dengan intensitas yang cukup tinggi itu terjadi pada Minggu (26/3/2017) sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca juga : Polisi dan Pemda Berikan Bantuan Kepada Desa Lubuk Bigau yang Terisolir

“Evakuasi sedang berlangsung. Ada rumah mengalami kerusakan. Tim BPBD Tapsel dan BPBD Padangsidimpuan sedang bekerja melakukan evakuasi,” kata Riadil.

“Posko sementara dibuat di Kantor Bupati Tapsel yang lama, Jalan Kenanga,” sambungnya.

Riadil merinci, wilayah yang berdampak dari bencana itu yakni di Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar terjadi longsor. Kemudian, Desa Sitaratoit Angkola Barat terjadi banjir sebanyak 9 unit rumah terendam.

Setelah itu, Desa Benteng, Kecamatan Batang Toru terjadi banjir akibat luapan sungai. “Desa Marsada, Kecamatan Sipirok terjadi longsor dari lereng bukit hingga mencapai 50 meter. Desa Purna Nauli dan Desa Pargumbangan sebahagian masyarakat sudah mengungsi ke tempat yang paling aman akibat luapan sungai,” jelasnya.

Riadil mengatakan, saat ini penanganan sudah dikoordinasikan ke seluruh Camat se-Tapsel untuk memobilisasi alat berat ke lokasi longsor. (bens – sisidunia.com)