Home » Sport » Berpatokan Pada Tahun 2014, JK Tegaskan Hanya 36 Cabang Olahraga di Asian Games 2018

Berpatokan Pada Tahun 2014, JK Tegaskan Hanya 36 Cabang Olahraga di Asian Games 2018



Jakarta – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menetapkan Asian Games 2018 akan mempertandingkan 36 cabang olahraga. Dia akan segera mengomunikasikan dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Berpatokan Pada Tahun 2014, JK Tegaskan Hanya 36 Cabang Olahraga di Asian Games 2018

Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla

Rapat koordinasi Asian Games 2018 di Jakarta, Sabtu (25/3/2017) mematangkan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Sebelumnya direncanakan, Indonesia menggelar 42 cabang olahraga. Namun, berkaca dari Asian Games 2014 Incheon jumlah dipangkas.

“Jadi kita akan mempertandingkan 36 cabang olahraga, sama dengan Incheon. Untuk gambaran pertandingan Asian Games 2014 saja ada 36 cabang olahraga, sementara Olimpiade Rio de Janeiro hanya 28 cabang olahraga. Jadi Olimpiade itu (cabang olahraganya) bukan pesan-pesanan peserta, tetapi menonjolkan kualitas pesertanya,” kata JK yang menjabat sebagai ketua dewan pengarah Asian Games 2018 dalam jumpa pers.

“Karena kalau semua (Cabang olahraga) masuk (Olimpiade atau Asian Games) lama-lama kelereng juga dimintanya,” kelakar JK.

Selain berpatokan dari Asian Games 2014, JK menyebut alasan lain pengurangan cabor. Pertama, mempertimbangkan cabang olahraga olimpiade atau bukan. Alasan kedua adalah efisiensi anggaran.

Baca juga : Indonesia Ingin Tembus 10 Besar Asian Games 2018

“(Pemilihan) cabor itu ada kriteria juga, tidak asal potong saja. Kalau cabor Olimpiade kan wajib, harus yang dipilih berdasarkan haknya tentu yang dapat medali, tapi cabor yang ongkosnya besar itu akan kami kurangi,” tutur JK.

“Jangan lupa bahwa mereka yang minta cost effective itu OCA bukan kami. Anda boleh baca keputusan mereka tahun 2014, Indonesia ini menyelenggarakan AG karena ketidaksanggupan Vietnam dari segi biaya. Jadi jangan lupa kita dilimpahkan karena orang tidak sanggup lantas jor-joran. Kenapa cost effective? Seluruh pertandingan internasional agar jangan jor-joran dari kemewahan tapi tidak berkurang sama sekali dari sisi olahraganya,” jelas pria asal Watampone 74 tahun itu.

Namun, JK belum dapat merinci cabang olahraga apa saja yang bakal dipangkas dan dipertahankan. Menpora Imam Nahrawi mengatakan nantinya pemilihan cabang olahraga itu akan diserahkan kepada Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

“Pak Wapres yang melimpahkan ke Satlak Prima dan mendetailkan kembali mana cabor yang akan dikurangi. Saat ini sudah Fixed 36 cabor, di luar sport Olympic dan cabor yang udah di approve OCA,” kata Imam.

“OCA harus menerima itu dan mereka harus mendengar karena kita adalah tuan rumah. Nantinya OCA yang akan ke sini (Indonesia),” imbuh politisi PKB itu.
(Muspri-sisidunia.com)