Home » News » Satu Lagi Terduga Teroris Tewas Diberondong Peluru Densus 88

Satu Lagi Terduga Teroris Tewas Diberondong Peluru Densus 88



Jakarta – Satu dari lima terduga teroris, Nanang Kosim tewas seketika dengan luka parah di kepala setelah diberondong oleh empat anggota Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Kamis (23/3/2017).

Satu Lagi Terduga Teroris Tewas Diberondong Peluru Densus 88

Mobil yang dikendarai teroris

Nanang Kosim disergap saat mengendarai sebuah mobil Toyota Avanza hitam B 1479 KKA di pertigaan Jalan Raya Anyer, tepat di depan PT Chemindo atau PT Semen Merah Putih di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, pukul 12.30 WIB.

Baca juga : Bukan Cuti Bersama, PNS Tetap Diwajibkan Masuk Tanggal 27 Maret

Selain Nanang, di dalam mobil juga ada Abdul Majid dan Ahmad Suprianto. Empat anggota Densus 88 memberondong mobil yang dikemudikan Nanang Kosim.

Sekitar 15-20 peluru anggota Densus menembus pintu dan menghancurkan kaca depan sebelah kanan mobil tersangka.

Nanang yang menjadi sopir itu tewas seketika dengan luka tembak parah di bagian kepala. Beberapa bagian tubuhnya yang lain juga terkena tembakan.

Abdul Majid yang duduk di samping Nanang Kosim ikut terkena peluru yang menembus mobil dan tubuh Nanang Kosim.

Abdul Majid terluka di bagian bahu kiri, dada kiri, dan paha kanan.

“Itu (tindakan tegas-red) dilakukan karena mereka tidak mau berhenti dan pelaku yang mengendarai mobil berusaha menembak kami. Dia bawa senpi Colt 45,” jelas Ketua Tim SV Densus 88 Mabes Polri Inspektur Polisi Dua (Ipda) Nia Kurnia di lokasi kejadian.

Penguntitan dilakukan oleh Densus 88 sejak dari Karangbolong, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Keempat anggota Densus 88 menggunakan satu mobil Avanza hitam dan dua sepeda motor.

Mobil ketiga tersangka teroris disergap di pertigaan menuju Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon. Anggota Densus 88 akan kesulitan jika ketiga tersangka berada di Tol Tangerang-Merak.

“Kami sudah dapat info jika mereka hendak ke Bekasi, menemui anggota jaringannya yang ahli strategi,” ungkap Nia.

Jasad Nanang Kosim langsung dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM). Polisi juga membawa Abdul Majid yang terkena luka tembak di rumah sakit yang sama.

Penyergapan dan penembakan tersangka teroris ini sempat membuat masyarakat sekitar kaget. Mereka berdatangan dan berkerumun untuk melihat. (bens – sisidunia.com)