Home » News » Tujuh Warga Bangladesh Dideportasi Dari Bandara Soekarno-Hatta

Tujuh Warga Bangladesh Dideportasi Dari Bandara Soekarno-Hatta



Jakarta – Tujuh warga Bangladesh ditolak masuk petugas Kantor Imigrasi Kelas 1A Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Pasalnya, mereka tidak bisa menjelaskan tujuannya ke Indonesia setelah sesaat mendarat di Terminal 2 Bandara Soetta, pada Rabu (22/3/2017) malam.

Tujuh Warga Bangladesh Dideportasi Dari Bandara Soekarno-Hatta

Gambar ilustrasi

Ketujuh WN Bangladesh tersebut berinisial HJ (40), IA (28), M (30), YM (22), UN (49), R (43) dan KM (35). Mereka datang ke Indonesia menggunakan Pesawat Malindo Air OD 320 dari Kuala Lumpur, Malaysia.\

Baca juga : Sebuah Tas Pada Patung Mesopotamia Menggegerkan Dunia Penelitian

Kabag Humas Kantor Imigrasi Kelas 1A Bandara Soetta, Agung Sampurno mengatakan, saat dilakukan wawancara warga Bangladesh itu tidak dapat memberikan keterangan yang jelas mengenai maksud dan tujuaanya ke Indonesia. Mereka juga tidak mempunyai reservasi hotel untuk tinggal di Indonesia.

“Kami menduga mereka menjadikan Indonesia sebagai negara transit menuju negara lain secara ilegal,” katanya, Kamis (23/3/2017) dini hari.

Sesuai dengan peraturan dan tindakan keimigrasian, ketujuh WNA asal Bangladesh tersebut akhirnya di deportasi dari Bandara Soetta.

“Kita mendeportasi mereka ke embarkasi awal Kuala Lumpur pada hari ini dengan Lion Air JT 286,” pungkasnya.

(bens – sisidunia.com)