Home » News » Gara-gara Ponsel Disita Guru, Siswi SMP Nekat Loncat Dari Tower

Gara-gara Ponsel Disita Guru, Siswi SMP Nekat Loncat Dari Tower



Lamandau – Pada hari senin (20/03/2017) kemarin di Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, dihebohkan dengan berita meninggalnya seorang bocah lantaran bunuh diri. Bocah yang merupakan siswi SMP berinisial SA memilih mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari tower di Desa Bukit Indah.

Gara-gara Ponsel Disita Guru, Siswi SMP Nekat Loncat Dari Tower

Ilustrasi

SA ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dengan luka sangat mengerikan. Kepala SA pecah. Darah segar berceceran di lokasi kejadian.

Kejadian tersebut bermula ketika ponsel SA disita oleh gurunya di sekolah. Sejak saat itu, SA mulai merasa ketakutan apabila sang guru yang menyita ponselnya tersebut membaca pesan-pesan yang ada dalam ponsel tersebut. Tak hanya itu, SA juga merasa ketakutan apabila nantinya sang guru akan melaporkan hal tersebut kepada orang tuanya.

“Kejadiannya pada Senin (20/03/2017) pukul 18:00 WIB. Korban berangkat mengaji bersama teman-temannya. Kemudian setelah selesai mengaji dan salat Isya di masjid, korban tidak langsung pulang ke rumah,” ungkap Kasatreskrim Polres Lamandau AKP Prima, Selasa (21/03/2017).

Baca juga : Kominfo Menghimbau Masyarakat Agar Tidak Menyebarkan Video Bunuh Diri

Saat itu, lanjut Prima, teman-teman SA berinisiatif mencarinya. Teman-teman SA melihat sandal milik korban berada di bawah tower.

“Kemudian para saksi mendengar suara teriakan Allahu Akbar dan terdengar seperti suara benda terjatuh. Para saksi mendatangi asal mula suara tersebut dan menemukan korban dalam keadaan telentang dengan bagian kepala berdarah dan kondisi sekarat,” bebernya.

Setelah itu, korban langsung dibawa ke Puskesmas Desa Arga Mulya. Namun, korban mengembuskan napas terakhirnya saat dalam perjalanan.
(Muspri-sisidunia.com)