Home » News » Massa Pro dan Kontra Kembali Bertemu di Sidang Ahok

Massa Pro dan Kontra Kembali Bertemu di Sidang Ahok



Jakarta – Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali memenuhi panggilan Pengadilan untuk menjalani sidang ke-15 atas kasus dugaan penistaan Agama beberapa waktu lalu. SIdang yang dimulai pada pukul 09.00 WIB pagi tersebut diagendakan untuk mendengarkan saksi ahli dari pihak Ahok. Akan ada tiga saksi ahli yang akan bersaksi.

Massa Pro dan Kontra Kembali Bertemu di Sidang Ahok

Massa Pro Ahok yang terlihat kemarin, selasa (21/03/2017)

Mereka adalah KH Ahmad Ishomuddin yang merupakan ahli agama Islam yang juga menjabat sebagai Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) DKI Jakarta serta dosen dari Fakultas Syari’ah IAIN Raden Intan, Lampung.

Saksi lainnya adalah Prof Dr Rahayu Surtiati yang merupakan ahli bahasa. Dia merupakan guru besar lingistik dari Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia.

Terakhir, adalah C Djisman Samosir yang akan menjadi saksi ahli hukum pidana. Dia merupakan dosen dari Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.

Namun sebelum sidang tersebut dimulai, tampak para massa yang pro dan kontra mulai berdatangan ke Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan. Pada pukul 08.48 WIB, massa yang masih terlihat adalah massa yang pro Ahok. Mereka datang dengan mengenakan kemeja kotak-kotak dan membawa bendera merah putih yang diikatkan ke bambu.

Terlihat pula satu unit mobil komando yang digunakan oleh peserta aksi untuk berorasi. Namun, saat ini massa belum melakukan orasinya.

Massa pro-Ahok masih berjoget-joget dengan diiringi lagu “Maumere” dan “Poco-poco” yang diputar dari mobil komando.

Baca juga : Bawaslu Tak Ijinkan Ahok Show Tayang di Televisi

Sementara itu, massa kontra Ahok juga sudah terlihat berdatangan. Laskar dari Front Pembela Islam (FPI) terlihat lebih dahulu datang ke lokasi dengan membawa mobil komando.

Berbeda dengan massa pro-Ahok, massa kontranya lebih memilih memutar lagu-lagu rohani ataupun ceramah dari mobil komando.

Mereka juga masih terlihat duduk-duduk sambil meminum kopi di lokasi. Massa kontra-Ahok juga terlihat membawa bendera ormas masing-masing.

Meski massa pendemo belum banyak yang datang, pihak kepolisian tetap berjaga. Mereka membentuk pagar betis di balik kawat berduri.

Massa kedua kubu juga diarahkan untuk mengambil tempat terpisah. Adapun massa pro-Ahok ditempatkan di sisi utara Jalan RM Harsono, sedangkan masa kontra-Ahok diarahkan di sisi selatan ruas jalan tersebut.

Pola pengamanan polisi pun tetap sama dengan saat sidang-sidang sebelumnya. Mereka tetap menyiagakan kendaraan taktis di lokasi. Kendaraan tersebut ditempatkan di depan massa pro ataupun kontra. Jalan RM Harsono juga ditutup di kedua arahnya.
(Muspri-sisidunia.com)