Home » Sport » Sempat Ragu, Atlet Voli Ini Sudah Mantap Berhijab Saat Dilapangan

Sempat Ragu, Atlet Voli Ini Sudah Mantap Berhijab Saat Dilapangan



Jakarta – Atlet voli Helda Gustiara Amanda merasa lebih mantap usai memakai hijab. Pemain Bandung Bank BJB ini kini nyaman bertanding mengenakan hijab di Proliga 2017.

Sempat Ragu, Atlet Voli Ini Sudah Mantap Berhijab Saat Dilapangan

Helda Gustiara

Saat pertama kali ikut Proliga 2014, Helda masih belum mengenakan hijab. Saat itu dia membela Valeria Papua Barat. Dua tahun berlalu, Helda lantas memutuskan untuk berhijab.

Itu pun awalnya dia ragu karena takut mendapatkan respons tak mengenakkan dari orang sekitar. Beruntung orang-orang terdekat mendukungnya, sehingga keputusannya pun kian mantap.

“Pertama mau pakai hijab di lapangan sempat ada rasa malu, takutnya respon dari orang-orang sekitar kita bagaimana. Diledekin atau apa,” kata Helda, Kamis (16/3/2017).

“Selain itu, kan belum ada yang pakai hijab di lapangan. Tapi setelah tanya sana sini dan tidak ada larangan, Alhamdullilah banyak dukungan dari orang-orang terdekat dan tim,” imbuhnya.

Keyakinan Helda mengenakan hijab juga kian kuat karena rekannya, Shinta Ainni Fathurrahmi, juga ikut mengambil keputusan yang sama.

“Jadi memang bersamaan sama Kak Shinta juga saat pakainya. Jadi makin mantap deh,” ujarnya.

Baca juga : Pecatur Cantik Berhijab Ini Ungkapkan Harapannya Pada Peluncuran Nike Pro Hijab

Tapi, meski hati sudah bulat, Helda mengakui perlu tahap demi setahap untuk benar-benar menemukan titik nyaman bertanding dengan mengenakan hijab.

“Memang beda ketika kita sudah pakai lengan panjang lalu tambah manset. Makanya semuanya memang harus pelan-pelan. Apalagi awal-awal paling saat sliding suka ketarik-tarik hijabnya,” tuturnya disertai tawa.

Selain lebih nyaman dengan kondisi sekarang, perempuan kelahiran Bandung, 22 Juli 1995 ini, juga mengaku ada perubahan besar dalam dirinya utamanya soal agama. Disamping itu, lewat hijab pula Helda membuka mata penghasilan lain dengan berbisnis online bersama Shinta.

“Jadi ingin terus belajar agama, ingin lebih memperbaiki diri untuk lebih baik lagi, dan hidup merasa lebih tenang dan terlindungi,” ujar dia.

“Mulai jualannya Maret 2016. Sejauh ini yang kami jual baru hijab dan manset. Biasanya yang membeli itu kalangan atlet voli sama anak-anak kuliahan yang ambil jurusan olahraga. Ya untungnya lumayan lah,” tutupnya.
(Muspri-sisidunia.com)