Home » News » Aparat di Trenggalek Pergoki Pengendara Yang Gunakan SIM Palsu

Aparat di Trenggalek Pergoki Pengendara Yang Gunakan SIM Palsu



Trenggalek – Seringkali kita mendengar adanya pemalsuan ijazah maupun pemalsuan uang yang kerapkali dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Rupanya tak hanya ijazah maupun uang saja yang dipalsukan, Surat Ijin Mengemudi (SIM) ternyata juga dipalsukan.

Aparat di Trenggalek Pergoki Pengendara Yang Gunakan SIM Palsu

Ilustrasi

Buktinya, Satuan Lalu Lintas Polres Trenggalek bersama jajaran Polsek Durenan, Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek, dan UPT Dinas Pendapatan Jawa Timur menemukan itu saat melakukan operasi gabungan di jalan raya Tulungagung-Trenggalek. Tepat di depan Polsek Durenan, menemukan satu pengendara yang diindikasikan menggunakan SIM B-II palsu.

Berdasar informasi yang didapat wartawan dari lokasi, dalam operasi yang dimulai sekitar pukul 15.30 tersebut, didapati SIM B-II yang diduga palsu. Indikasinya, SIM itu terbuat dari kertas karton biasa yang dilaminating.

SIM yang menunjukkan identitas Ahmad Jaenuri, 37, warga Dusun Suwaru, Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, tersebut ketika dipegang bagian depan dan belakangnya bisa dibelah menjadi dua. Padahal, SIM asli tidak bisa dibegitukan.

“Materialnya jelas beda. Makanya bisa dipastikan bahwa itu bukan SIM asli,” jelas Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman yang diwakili Perwira Pengendali (Padal) AKP Moch. Solichin.

Karena itu, dia langsung menginterogasi pemilik SIM tersebut. Pemilik mengakui, SIM tersebut merupakan hasil scan SIM asli miliknya. SIM aslinya hilang beberapa waktu lalu.

Baca juga : Buat Vaksin Palsu, Pasutri Ini Divonis 8 Tahun Penjara

Solichin melimpahkan kasus itu ke Polres Trenggalek. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui si pemilik SIM benar-benar pernah memiliki SIM asli atau tidak.

Sementara itu, terkait dengan operasi tersebut, ditemukan 17 pelanggar. Mayoritas pelanggar tidak melengkapi persyaratan surat berkendara, termasuk SIM.

Hal senada diungkapkan Kaur Bins Ops Satlantas Polres Trenggalek Iptu Sunawan. Dia menambahkan, SIM yang diduga palsu tersebut masih diselidiki.

Melalui nomor SIM yang tertera, akan diketahui SIM dengan nomor itu pernah diterbitkan serta memiliki identitas yang sama atau tidak.

“Jika setelah dicek SIM tersebut pernah diterbitkan dengan identitas yang berbeda atau belum diterbitkan, kasusnya akan kami limpahkan ke satreskrim,” ungkapnya.
(Muspri-sisidunia.com)