Home » News » Tutup Usia, Kiai Hasyim Muzadi Dimakamkan dengan Upacara Kemiliteran

Tutup Usia, Kiai Hasyim Muzadi Dimakamkan dengan Upacara Kemiliteran



Depok – Kiai Hasyim Muzadi meninggal dunia tadi pagi, kamis (16/03/2017). Informasi beredar, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga pimpinan pondok pesantren Al Hikam itu wafat sekitar pukul 06.15.

Tutup Usia, Kiai Hasyim Muzadi Dimakamkan dengan Upacara Kemiliteran

Suasana pemakaman Kiai Hasyim Muzadi

Kabar ini dibenarkan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

“Telah wafat KH. Hasyim Muzadi pagi ini. Mari doakan almarhum diampuni kesalahannya, diterima amal bajiknya, berada di sisiNya.Al-faatihah..,” ujar dia lewat akun Twitter-nya, @lukmansaifuddin.

Hal serupa juga diungkapkan ulama kharismatik Nadhlatul Ulama (NU), Kiai Mustofa Bisri. Dilansir akun twitter-nya, pria yang kerap menulis puisi ini sangat kehilangan akan sosok almarhum.

“Innã liLlãhi wainnã ilaiHi rãji’űn. Kita kehilangan lagi seorang tokoh, mantan Ketum PBNU, KH. Hasyim Muzadi. Semoga husnul Khãtimah,” ungkapnya.

Jenazah diberangkatkan dari Malang selepas zuhur, menuju Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat. Sesampainya di Depok, Jenazah Kiai Hasyim Muzadi dimakamkan dengan upacara kemiliteran yang dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla selaku inspektur upacara.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden 2014-2019 itu dimakamankan persis di samping gedung Sekolah Tinggi Kulliyatul Quran, Pondok Pesantren Al-Hikam 2, Depok, Jawa Barat.

Baca juga : Hasyim Muzadi Larang Pesantren Gabung ke Yayasan Bentukan Harry Tanoe

Sebelum pengucapan apel persada oleh Wapres Jusuf Kalla, terlebih dahulu dibacakan riwayat hidup KH Hasyim Muzadi, baik pendidikan maupun jabatan politik yang pernah dijalaninya.

“Semoga jalan darma bakti beliau menjadi suri tauladan bagi kita semua. Arwahnya mendapat tempat semestinya di alam baka,” ujar Wapres JK.

Selepas itu, proses penutunan jenazah ke liang lahat dilakukan. Saat itu, bendera Merah Putih yang tadinya menutupi peti jenazah diangkat di atas lubang makam. Penutupan liang lahat secara simbolis dilakukan oleh JK, perwakilan keluarga dan petugas makam.

Saat pemakanan ulama kelahiran 1944 itu, Masjid dan lapangan Ponpes Al-Hikam dipadati ribuan masyarakat dan santri. Sejumlah pejabat dan tokoh turut menghadiri pemakaman mantan Ketua Umum PBNU tersebut.

Antara lain Ketua Dewan Penasehat MUI Din Syamsuddin, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.

Kemudian ada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Jaksa Agung HM Prasetyo, Anggota Wantimpres Suharso Manoarfa, Ketua Umum PKS Sohibul Iman, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PPP Romahurmuziy.
(Muspri-sisidunia.com)