Home » Sport » Ketika Mourinho Bicara Tentang Chelsea

Ketika Mourinho Bicara Tentang Chelsea



Manchester – Manajer Manchester United Jose Mourinho bicara soal sejumlah hal mengenai Chelsea, tim yang musim lalu ia tangani dan sekarang akan dihadapi timnya saat ini di Piala FA.

Ketika Mourinho Bicara Tentang Chelsea

Jose Mourinho

The Blues kesulitan mempertahankan gelar juara Premier League di bawah arahan Mourinho musim lalu, yang pada prosesnya membuat peracik taktik asal Portugal itu diberhentikan.

Musim ini, Chelsea di bawah arahan Antonio Conte justru bertengger di puncak klasemen sementara Premier League dengan keunggulan 10 poin dan digadang-gadang akan terus berada di posisi itu sampai akhir musim.

Menjelang lawatan MU ke markas Chelsea dalam partai perempatfinal Piala FA, Selasa (14/3/2017) dinihari WIB, Mourinho pun memberikan penilaian soal hasil kerja Conte untuk ‘Si Biru’.

“Yang tersulit adalah memiliki waktu untuk bekerja dan mereka punya itu,” ujar Mourinho di Sky Sports, ketika ditanya seberapa sulit menjuarai liga di musim pertama.

Baca juga : Dapat Sikutan Ibra Saat Lawan MU, Ini Reaksi Bek Bournemouth

“Saya tahu kalau tempo hari ia (Conte) mengatakan bukan salah dirinya kalau mereka (Chelsea) tak bermain di kompetisi antarklub Eropa. Itu salah saya dan para pemain (terkait hasil Chelsea musim lalu), tapi nyatanya saat ini ia memiliki situasi untuk punya waktu demi bekerja, istirahat, bersantai, melakukan laga-laga tandang, liburan, ke Amerika, dan menikmati Amerika untuk beberapa hari.

“Mereka punya waktu untuk segala macam hal itu, sehingga mereka berada dalam posisi yang diuntungkan — keuntungan serupa yang pernah dimiliki Liverpool dua tahun lalu dan mereka nyaris menjuarai Premier League — tapi saya bukannya mau mengatakan mereka tak pantas diapresiasi. Mereka memilih gaya main tertentu yang saya pikir amat pas buat kualitas para pemainnya. Mereka banyak bertahan dan bagus melakukannya, dan mereka melakukan serangan balik untuk melumat lawan, mirip-mirip dengan serangan balik Chelsea masa saya.

“Perbedaannya adalah mereka main dengan lima pemain belakang dan saya main dengan empat pemain bertahan, tapi kriterianya sama: sebuah tim tangguh dalam bertahan dan sebuah tim yang punya serangan balik mematikan, dan mereka melakukannya dengan amat sangat baik, dan karena itulah mereka akan dengan mudah jadi juara,” sebutnya.
(Muspri-sisidunia.com)