Home » News » Bejat, Pria 53 Tahun di Banjarmasin Tega Gerayangi Murid TK

Bejat, Pria 53 Tahun di Banjarmasin Tega Gerayangi Murid TK



Banjarmasin – Warga Desa Tatah Alayung, Kecamatan Mandastana, Banjarmasin, JL (53) tega melakukan perbuatan bejat terhadap Bunga (5) -nama samaran- di rumahnya, Rabu (8/3/2017).

Bejat, Pria 53 Tahun di Banjarmasin Tega Gerayangi Murid TK

Ilustrasi pencabulan

Kasus ini terungkap seorang warga yang tidak diketahui identitasnya melapor ke Polsek Mandastana melalui handphone.

Baca juga : Terjadi Sengketa di Laut China, Jepang Turunkan Kapal Induk Terbesarnya

Berdasarkan laporan warga, anggota Polsek Mandastana langsung melakukan penyelidikan. Setelah mengantongi cukup bukti, Kapolsek Mandastana Iptu Wihartanto bersama dengan lima anggota menciduk pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, korban tinggal bersama buyutnya bernama Siti (84) di sebuah rumah yang tidak layak huni di Desa Tatah Alayung.

Sejak usia delapan bulan, Bunga hidup bersama Siti. Sebab, kedua orang tua Bunga memilih kabur ke Jawa. Kepada Radar Banjarmasin, Bunga mengaku diajak pelaku ke dalam rumah.

Setelah itu, pelaku melakukan perbuatan tak terpuji kepada bocah yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak tersebut. Sementara itu, Siti tidak menyangka mendapat cobaan berat di usia senjanya.

“Hidup kami ini sudah susah dan sekarang kami mendapat cobaan dengan kejadian ini. Mudah-mudahan cobaan ini dapat saya lalui dengan hati ikhlas,” ujar Siti saat ditemui Radar Banjarmasin, Minggu (12/3/2017).

Terpisah, Muin, ketua RT setempat mengaku tidak habis pikir dengan perbuatan pelaku.

“Sungguh kejam perbuatan pelaku ini karena sampai teganya melakukan perbuatan itu. Padahal pelaku tahu kondisi kehidupan korban dan buyutnya yang sangat memprihatinkan,” ujar Muin.

Di sisi lain, Kasubag Humas Polres Batola Iptu Gunadi Budiyono membenarkan kasus pencabulan tersebut. Gunadi mengatakan, JL mencabuli Bunga ketika korban pulang sekolah.

“Barang bukti yang diamankan adalah satu lembar baju kemeja warna putih, satu lembar baju seragam sekolah TK warna biru, dan satu lembar kerudung warna hitam,” ujarnya.

(bens – sisidunia.com)