Home » News » Plt Gubernur DKI telusuri Sumber Spanduk Larangan Salatkan Jenazah

Plt Gubernur DKI telusuri Sumber Spanduk Larangan Salatkan Jenazah



Jakarta – Jenazah nenek 78 tahun ditelantarkan oleh masyarakat sekitar. Pasalnya, sang nenek yang sudah tak bisa berjalan sejak lama itu memilih Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat saat Pilkada DKI putaran pertama.

Plt Gubernur DKI telusuri Sumber Spanduk Larangan Salatkan Jenazah

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono

Menurut keterangan Neneng, pasca nenek bernama Hindun bin Raisman itu mencoblos Ahok-Djarot, keluarganya menjadi pergunjingan. Neneng adalah putri bungsu Hindun.

“Kami ini semua janda, empat bersaudara perempuan semua, masing-masing suami kami meninggal dunia, kini ditambah omongan orang yang kayak gitu, kami bener-bener dizalimi, apalagi ngurus pemakaman orang tua kami aja susah,” ujar Neneng di kediamannya, Jalan Karet Raya II, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017).

Oleh karena itu, pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menyebut selama bulan Maret, terdapat 147 spanduk provokatif yang sudah ditertibkan Pemprov DKI. Spanduk itu di antaranya penolakan mensalatkan jenazah pendukung penista agama.

Baca juga : Ahok Kunjungi Rumah Nenek Yang Ditolak Disalatkan di Musala Mu’minuun

“Sekarang sudah 147 spanduk provokatif dicopot oleh Satpol PP, dicopot bukan hanya oleh Satpol PP saja, tapi juga oleh kesadaran warga,” ujar pria yang karib disapa Soni ini di Balai Kota Jakarta, Senin (13/3/2017).

Menurut Soni, banyak spanduk provokatif yang dipasang bukan oleh warga sekitar masjid. Dia menduga spanduk-spanduk itu berasal dari satu sumber.

“Spanduk itu hampir dapat dipastikan yang masang banyak bukan oleh masyarakat sekitar, bukan oleh warga sekitar masjid itu sendiri. Karena hampir semua tulisan spanduk itu seragam, hanya warnanya beda-beda, kemungkinan iya (satu sumber),” ucap Soni.

“Kalau hurufnya sama, cetakannya sama kan berarti ada yang menggerakkan,” tambah Soni.
(Muspri-sisidunia.com)