Home » News » Polisi Berikan Trauma Healing Kepada Bayi Korban Amukan Sopir Angkot di Bandung

Polisi Berikan Trauma Healing Kepada Bayi Korban Amukan Sopir Angkot di Bandung



Jakarta – Bayi dari pengemudi Avanza D 1167 UF, Eggy (29), akan mendapat layanan trauma healing dari kepolisian. Polisi khawatir amukan para sopir angkot menjadi trauma.

Polisi Berikan Trauma Healing Kepada Bayi Korban Amukan Sopir Angkot di Bandung

Mobil yang kena imbas dari amukan sopir angkot

“Kita juga melakukan satu konseling terhadap korban, di situ ada anak kecil. Bisa saja ini menimbulkan suatu trauma kepada anak tersebut,” kata Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017).

Baca juga : Sumarsono Terancam Sanksi Karena Melakukan Pertemuan Tertutup Dengan Timses Ahok

Terkait tindakan anarkis para pelaku, dipicu provokasi atau terjadi spontan, Martinus mengatakan Polrestabes Bandung belum dapat memastikan.

“Ini dilakukan bersama-sama. Ada yang provokasi, ada yang mengarahkan? Kami lihat bahwa ada spontanitas, tapi kami dalami juga apakah mereka merencanakan (anarkis) dari awal untuk merusak, menganiaya atau tidak,” jelas Martinus.

Polrestabes Bandung menangkap sejumlah pelaku perusakan mobil Toyota Avanza nopol D 1167 UF yang ditumpangi satu keluarga. Para pelaku berprofesi sopir angkot trayek Ciroyom-Bumi Asri. Selanjutnya polisi menetapkan enam tersangka yakni UJ (23), NR (23), AR (31), SH (31), AG (33), dan RH (41).

“Mereka kita kenakan Pasal 170 (KUHP), dimana dalam pasal tersebut diancam hukuman 5 tahun penjara,” sebut Martinus

Menurutnya, polisi akan terus mengembangkan kasus ini karena diduga pelaku lebih dari enam orang.

“Kemudian tentunya akan terus dilakukan pengejaran terhadap yang lain, yang diduga bersama-sama enam orang ini melakukan pengerusakan,” tegas Martinus.

(bens – sisidunia.com)