Home » News » Nekat Curi HP Pelajar SMP, Pria Di Samarinda Digebuki Massa

Nekat Curi HP Pelajar SMP, Pria Di Samarinda Digebuki Massa



Samarinda – Mengaku sebagai penagih air isi ulang, Ricky (32) justru mengambil sebuah telepon seluler (ponsel) milik pelajar kelas satu SMP bernama Didik di Jalan Merdeka, Gang Ogok, Sungai Pinang, Samarinda, Senin (6/3/2107).

Nekat Curi HP Pelajar SMP, Pria Di Samarinda Digebuki Massa

Gambar ilustrasi

Bukannya meraih untung dari barang curian, Ricky malah diamuk massa. Saat ponselnya diambil, korban berteriak memanggil warga yang langsung mengejar pencuri berkepala gundul itu hingga Jalan Pelita.

Baca juga : Ada Warganya Yang Diamankan Di Bandara Ngurah Rai Bali, Dubes Arab Saudi Turun Tangan

Beruntung petugas kepolisian segera datang dan mengamankan Ricky. Pencurian itu berawal saat Ricky berjalan sendirian ke kawasan Jalan Merdeka sekitar pukul pukul 13.30 WITA.

Sampai di Gang Ogok, Ricky berhenti di depan sebuah rumah yang tampak sepi. Tanpa ragu ia pun masuk ke dalam rumah tersebut.

Saat itu, Didik yang tengah asyik bermain dengan ponselnya pun kaget.

“Om itu tiba-tiba masuk ke dalam rumah, dan bilang kalau dia mau nagih uang Rp 100 ribu ke ibu saya karena air isi ulang belum dibayar,” ujar Didik kepada Sapos, Selasa (7/3/2017).

Didik mengatakan ibunya tak berada di rumah. Kepolosan Didik ternyata dimanfaatkan Ricky untuk berbuat kriminal.

Dia mengambil ponsel Didik secara paksa. Kemudina, Ricky langsung kabur. Didik yang tidak menyangka ponselnya dirampas sontak berteriak.

Beruntung warga mendengar teriakan bocah itu dan mengejar Ricky yang berlari ke arah Jalan Pelita. Ricky rupanya kehabisan napas saat berlari. Beberapa warga akhirnya berhasil menangkapnya.

Seorang petugas kepolisian berpakaian preman yang mencoba melerai sempat dibuat kewalahan menghalau massa.

”Saya tidak punya uang, dan harus membayar iuran koperasi yang belum saya bayar,” ujar Ricky.

Sementara itu, Kanit Reskrim Ipda Wawan Gunawan mengatakan, Ricky masih diperiksa.

”Kami masih menunggu korban untuk memberikan laporan. Dan saat ini Ricky sudah kami amankan,” kata Wawan.

(bens – sisidunia.com)