Home » Hiburan » Ernest Masih Dibully Meski Dimaafkan Wapres JK

Ernest Masih Dibully Meski Dimaafkan Wapres JK



Jakarta – Komika Ernest Prakasa sempat melontarkan kata-kata yang menyinggung netizen terkait sosok Zakir Naik, ulama dari India yang bersamalan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, melalui akun Twitter pribadinya. Ia kemudian meminta maaf melalui media sosial.

Ernest Masih Dibully Meski Dimaafkan Wapres JK

Foto Instagram Ernest

Pemain sekaligus sutradara film Cek Toko Sebelah ini berjanji untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi sebuah persoalan. Meski demikian, Ernest Prakasa terpaksa harus menerima imbasnya dengan diberhentikan sebagai bintang iklan Tolak Angin.

Baca juga : Syifa Hadju Kegirangan Saat Disapa Justin Bieber

Ernest Prakasa mengaku juga telah mendapat maaf dari Wapres Jusuf Kalla. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada orang nomor dua di Republik Indonesia itu, melalui akun media sosial miliknya, Instagram dan Twitter, Rabu (8/3/2017).

Ernest pun membuat pernyataan dalam sebuah kertas putih yang ditujukan untuk Jusuf Kalla. “Kepada Yth. Bapak Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, izinkan saya mengucapkan terimakasih atas kelapangan hati Bapak,” tulisnya sebagai keterangan foto.

Pernyataan Ernest Prakasa ini masih menarik para netizen. Sebagian terkesan masih tersinggung dengan perbuatan cowok berwajah oriental itu dan memberikan komentar.

“Agama Kami tak sebercanda itu bung,” tulis akun @caturwaskito. Begitu pun dengan akun @dc.nugroho31, “Komen nya byk dihapus…ckck…gak gentle.”

“You know what men,mulut mu harimau mu,” timpal akun @daandy_31.

“Komen komen yg ngebully dia pada dihapus biar keliatan banyak yg ngedukung lo nes? Ngenes bgt,” lanjut akun @testimoni.zeegroup.

Dan akun @tokoranselmurah pun ikut berkomentar, “Nest kita itu minoritas disini.. pliss jaga sikap! Menghina kaum mereka sama dengan membangunkan macan tidur.. LO ga perlu nyari ketenaran dengan cara seperti ini..! Cukup 98 yg udh bikin kita sengsara, jangan sampe hal ini terjadi lagi karena ulah Lo..”

(bens – sisidunia.com)