Home » News » Ada Warganya Yang Diamankan Di Bandara Ngurah Rai Bali, Dubes Arab Saudi Turun Tangan

Ada Warganya Yang Diamankan Di Bandara Ngurah Rai Bali, Dubes Arab Saudi Turun Tangan



Jakarta – Mendengar kabar tentang warganya yang diamankan otoritas Bandar Ngurah Rai Bali, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi sontak turun tangan setelah, Rabu (8/3/2017).

Ada Warganya Yang Diamankan Di Bandara Ngurah Rai Bali, Dubes Arab Saudi Turun Tangan

Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi

Ternyata, ucapan warga negara Arab Saudi bernama Aljohani Dakheel Allahawdahm menimbulkan kesalahpahaman. Akibat kesalahpahaman tersebut, Lion Air JT 015 yang bersiap hendak terbang dari Ngurah Rai menuju Jakarta yang pada Rabu (8/3/2017) sore terpaksa kembali ke apron.

Baca juga : Dapat Rekomendasi Menteri Pertanian, 3 Ribu Personel TNI AD Naik Pangkat

Mulanya ada penumpang warga negara Filipina bernama Kliengene Bohol yang mengaku mendengar Aljohani mengucapkan kalimat bahwa pesawat Lion Air yang ditumpanginya akan meledak setelah take off. Aljohani duduk di kursi nomor 21D, sedangkan Bohol di kursi 21F.

Bohol akhirnya melaporkan hal itu ke kru penerbangan yang meneruskannya ke pilot. Selanjutnya, pilot atas nama Captain Shahreza meneruskan informasi itu ke petugas keamanan Ngurah Rai dan membatalkan penerbangan ke Jakarta meski pesawat sudah berada di taxi way.

Hingga akhirnya Aljohani dan keempat rekannya sesama wisatawan Arab Saudi diperiksa keamanan bandara. Sekitar pukul 21.00 WITA, mereka diboyong ke sebuah hotel di kawasan Tuban, Kuta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Tak hanya Aljohani, ada pula empat orang rekannya, pramugari Lion Air dan penumpang asal Filipina yang sempat menjalani pemeriksaan. Kabar itu akhirnya hingga ke Dubes Osama. Osama beserta dua asistennya yang menumpang Mercedes-Benz E-200 bernomor polisi B 1884 STA mendatangi hotel tempat warganya diperiksa, Sekitar pukul 23.20 WITA.

Hingga akhirnya pemeriksaan atas Aljohani dinyatakan selesai sekitar pukul 23.53 WITA. Menurut Osama, warganya tidak menyampaikan ucapan soal Lion Air akan meledak setelah take off.

Selain itu, WN Arab Saudi itu tak bisa berbahasa Inggris. Demikian pula dengan penumpang WN Filipina yang tak bisa berbahasa Arab.

Karenanya Aljohani dinyatakan tidak bersalah dan akan melanjutkan perjalanannya ke Jakarta menggunakan Lion Air hari ini.

Di sisi lain Wakapolda Bali Brigjen Pol I Gede Alit Widana mengatakan, insiden itu akibat adanya miskomunikasi. “Warga Filipina itu salah mendengar,” katanya.

Ternyata, Aljohani dan rekan-rekannya merupakan wisatawan biasa. “Bukan rombongan raja (Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud yang sedang berlibur di Bali, red),” tegasnya.

(bens – sisidunia.com)