Home » Travel & Kuliner » Makanan Khas Cirebon Ini Enak Disajikan Dengan Spaghetti Italia

Makanan Khas Cirebon Ini Enak Disajikan Dengan Spaghetti Italia



Jakarta – Makanan khas Cirebon blakutak atau balakutak ternyata enak jika dipadu dengan spaghetti Italia.

Makanan Khas Cirebon Ini Enak Disajikan Dengan Spaghetti Italia

Sapghetti blakutak

Juru masak di salah satu restauran hotel berbintang di kota Cirebon berhasil menciptakan sebuah sajian yang memadukan antara spaghetti dan blakutak. Dengan tampilan khas italia, sajian ini diberi nama spaghetti blakutak yang punya rasa gurih unik.

Baa juga : Terkuak. Ternyata Nasi Kebuli Bukan Makanan Khas Timur Tengah

Sajian kreasi dari chef Sutisna Saipul Bahri dan chef Heru Birawa itu cukup menarik perhatian. Spaghetti yang biasanya disajikan bersama keju dan daging serta jamur kini tampil serba hitam karena dipadukan dengan tinta blakutak.

“Orang ke sini (hotel) biasanya cari yang khas Cirebon. Makanya kita coba padukan antara spaghetti italia dengan blakutak Cirebon,” kata PR Swiss-Belhotel Cirebon, Novita Damayanti, Selasa (7/3/2017).

Pada umumnya, tinta tersebut sudah digunakan untuk campuran pewarna hitam alami di sejumlah negara terutama Eropa. Salah satu lazim mengunakan pewarna tersebut adalah Risotto Al Nero Di Seppia yang menggunakan tinta dari sotong.

“Kalau di luar negeri itu kebanyakan menggunakan tinta sotong dan cumi. Harganya mahal. Karena Cirebon terkenalnya blakutak maka kita pakai tintanya bukan dari sotong atau cumi,” tuturnya.

Blakutak merupakan sotong yang diungkep bersama bumbu dan tintanya sehingga berwarna hitam pekat. Umumnya jadi lauk pelengkap nasi jamblang khas Cirebon.

Untuk membuat spaghetti ini juga tak begitu sulit. Beberapa bumbu dasar seperti bawah merah, bawang puting, dan merica dihaluskan menjadi satu dimasak dengan 200 gram spaghetti.

Setelah masak, spaghetti pun dicampur dengan tinta dari satu ekor blakutak hingga terlihat hitam. Sebagai pelengkap tambahkan beberapa irisan daging blakutak atau sotong yang telah dimasak dengan bumbu khas Cirebon.

Jangan khawatir soal bau amis, karena sebelum diolah blakutak tersebut telah dimasak dengan bumbu tumisan. Seperti bawang bombay, bawang merah, bawang putih, serai, dan jahe.

“Selain spaghetti, olahan blakutak ini juga kita padukan dengan mie goreng dan nasi goreng,” jelas Novita.

Sebagai pelengkap, di resto ini pun terdapat dua minuman yang merupakan perpaduan tradisional dan modern. Minuman pertama Tjampolay Cassava merupakan paduan sirup khas Cirebon, susu kental manis, dan cassava atau peuyeum.

Selanjutnya adalah Thampoberry yang berasal dari campuran sirup khas Cirebon, soda, dan perasa strawberry. Kedua minuman tersebut terasa pas saat disajikan dengan spaghetti blakutak yang memiliki cita rasa gurih. (bens – sisidunia.com)