Home » News » 8 Warga Menjadi Korban Akibat Ledakan SPBU di Maros

8 Warga Menjadi Korban Akibat Ledakan SPBU di Maros



Jakarta – Empat dari delapan korban ledakan tangki penampungan SPBU Maros mengalami luka parah. Dan satu diantaranya masih dalam kondisi kritis. Mereka terpaksa dilarikan ke RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, Rabu (8/3/2017).

8 Warga Menjadi Korban Akibat Ledakan SPBU di Maros

SPBU meledak di Maros

Para korban tersebut di antaranya Abdul Razak (44), Riko Tendean (40), Andi Makkulau (28), dan Jamaluddin (30) yang bekerja sebagai pengawas.

Baca juga : Lurah Ingin Dibuatkan RPTRA Untuk Meredam Tawuran

“Korban ini mengalami luka bakar di 50 persen. Satu paling parah, luka bakarnya sampai 90 persen,” singkat Hasmi, salah salah seorang perawat di Ruang observasi RS Wahidin Sudirohusodo, Rabu (8/3/2017).

Ia juga menambahkan, korban yang mengalami luka bakar mencapai 90 persen itu akan segera dioperasi.

Berdasarkan pantauan, para korban dililit kain putih di sekujur tubuh. Sementara keluarga korban tampak mendampingi dengan isak tangis di sampingnya.

Total korban ledakan ini berjumlah delapan orang. Dua di antaranya hanya luka bakar ringan, dua mengalami luka sedang, dan empat luka parah.

Pihak keluarga meminta pihak perusahaan SPBU bertanggung jawab terhadap para korban meski biaya pengobatan ditanggung BPJS Kesehatan. Apalagi kondisi fisik korban bisa saja cacat pasca perawatan medis.

“Kami minta diselidiki penyebabnya. Pemilik SPBU mesti tanggung jawab terhadap korban ledakan. Kasihan para karyawan. Tak dijamin keselamatan kerjanya,” keluh Akbar, salah seorang keluarga korban saat menjenguk.
(bens – sisidunia.com)