Home » Travel & Kuliner » Terkuak. Ternyata Nasi Kebuli Bukan Makanan Khas Timur Tengah

Terkuak. Ternyata Nasi Kebuli Bukan Makanan Khas Timur Tengah



Jakarta – Raja Arab Saudi yaitu Salman bin Abdulaziz Al Saud disuguhi beragam macam makanan saat berkunjung ke Istana Bogor. Salah satu hidangan yang disajikan adalah Nasi Kebuli.

Terkuak. Ternyata Nasi Kebuli Bukan Makanan Khas Timur Tengah

Nasi Kebuli

Di Indonesia, nasi kebuli merupakan salah satu makanan yang cukup terkenal yang menurut banyak orang itu merupakan masakan khas Timur Tengah. Hal tersebut muncul berdasarkan dari rasa yang timbul saat makan masakan nasi kebuli itu.

Bahkan hidangan ini sangat sering muncul di bulan Ramadhan. Namun tahukah Anda, ternyata tak ada nasi kebuli di negara-negara Timur Tengah.

“Tidak ada nasi kebuli di Timur Tengah sana. Nasi kebuli itu cuma di Indonesia saja,” kata Marketing dari restoran Timur Tengah Aljazeerah, Khilda Thalib, Jumat (3/3/2017).

Khilda yang masih keturunan Yaman mengatakan bisa jadi orang Indonesia “terpeleset lidah”. Di Timur Tengah ada hidangan yang bernama “nasi kabli”, yang di sini menjadi nasi kebuli.

Sama seperti Hilda, Pudel sebagai koki di Omarez Cafe & Restaurant juga mengatakan tak pernah mendengar ada nasi kebuli saat bekerja di Arab Saudi selama delapan tahun.

Justru hidangan nasi paling populer di Arab Saudi dan negara Timur Tengah lainnya adalah nasi mandhi, nasi briyani, nasi kabsah, dan nasi kabli. Dijelaskan oleh Pudel, perbedaan keempat nasi ini berada pada cita rasa, bumbu, dan warna.

Menurutnya nasi mandhi memiliki rasa yang gurih karena campuran kaldu kambing dengan warna nasi putih dan kuning.

Kemudian nasi briyani yang sebenenarnya dari India memiliki warna merah, kuning, dan agak oranye. Nasi briyani menggunakan bumbu kari dan memiliki cita rasa agak pedas.

Baca juga : Yuk Intip Kemegahan Istana Siak di Riau

Ada lagi nasi kabsah, yang bewarna agak merah dan memiliki cita rasa asam manis karena menggunakan tomat.

Terakhir nasi kabli, menggunakan rempah dan toping sayuran serta kentang dengan warna agak kecokelatan.

Untuk memasak keempat jenis nasi tersebut, Khilda menjelaskan, harus menggunakan beras basmati dengan ukuran panjang dan kurus.

“Kalau yang asli pakai beras basmati ini. Tetapi kadang ada restoran yang mengoplos berasnya dicampur beras Indonesia,” kata Khilda.

Lauk untuk melengkapi keempat jenis nasi khas Timur Tengah biasanya adalah daging kambing muda atau ayam yang direndam dengan bumbu dan rempah, kemudian dipanggang. Terakhir, sebelum dihidangkan, kismis akan ditaburi di atas nasi.
(Muspri-sisidunia.com)