Home » Hiburan » Melati JKT48 Lebih Memilih Pelayanan di Gereja Dibanding Meneruskan Hobi Hockey

Melati JKT48 Lebih Memilih Pelayanan di Gereja Dibanding Meneruskan Hobi Hockey



Jakarta – Memember JKT48 generasi 4, Melati Putri Rachel Sesilia atau yang akrab dipanggil Melati mantap menjadi pelayan Tuhan di gereja sejak awal 2017. Ia harus memilih antara pelayanan atau hobi hockey-nya.

Melati JKT48 Lebih Memilih Pelayanan di Gereja Dibanding Meneruskan Hobi Hockey

Melati JKT48

“Waktu aku belum fokus di pelayanan aku main hockey junior di DKI. Usia junior itu untuk yang masih SMA. Abis itu kalo bagus pas lulus dimasukin ke tim senior yang DKI-nya,” ujar Melati saat ditemui di Teater JKT48 beberapa waktu lalu.

Baca juga : Ian Kasela Diminta Lepas Kacamata Hitam Saat Berakting di Film Musik Untuk Cinta

“Aku sampe junior DKI, pernah tanding juga, tapi sekarang udah nggak dilanjutin. Soalnya udah pelayanan kan. Pelayanan jadwalnya Sabtu-Minggu, kadang Senin-Jumat ada jadwal juga. Kalau hockey itu latihannya tiap Sabtu, jadi bentrok,” jelas member 17 tahun itu.

Member JKT48 yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA itu menjelaskan, tak ada paksaan sama sekali dari orang tuanya mengenai jalan mana yang harus dipilih.

“Aku pengen banget di gereja itu melayani Tuhan, aku bisa ngasih apa yang aku punya buat Tuhan. Kalau soal yang Tuhan kasih buat aku kan udah banyak banget, pengen aja gitu kasih yang terbaik yang aku punya buat Tuhan. Aku sama sekali nggak dipaksa, mau sendiri, kadang mama juga bingung kenapa aku mau,” tuturnya.

Melati telah bergabung dengan JKT48 sejak 2015 lalu. Alasan masuk JKT48 awalnya karena melihat tayangan di televisi.

“Awalnya aku lihat-lihat di TV bagus ya dance-nya, aku juga pengen deh kayak mereka. Trus dikasih tau pendaftarannya sama temen,” ungkap Melati. Ia pun harus pintar bagi-bagi waktu antara sekolah, JKT48, dan pelayanan.

Saat ditanya tentang cita-cita, Melati mengaku belum memiliki target yang jelas. Saat ini ia ingin menikmati dulu apa yang bisa ia lakukan untuk Tuhan dan sesama.

“Aku sempet kepikiran kuliah di jurusan seni. Sebelumnya pengen bisnis kayak Papa, kata Mama nggak usah lah nanti pusing sendiri. Jadi ya udah paling nanti ke seni aja,” tutupnya.

(bens – sisidunia.com)