Home » News » Fasih Berbahasa Arab, Raja Salman Sempat Heran Pada Pastor Asal Bali

Fasih Berbahasa Arab, Raja Salman Sempat Heran Pada Pastor Asal Bali



Denpasar – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud akhirnya menginjakkan kaki di pulau Dewata. Setibanya di Bandara Ngurah Rai, Raja Salman disambut sejumlah tokoh agama dan masyarakat di Bali. Seorang di antaranya adalah imam Katolik Pastor Evensius Dewantoro Pr.

Fasih Berbahasa Arab, Raja Salman Sempat Heran Pada Pastor Asal Bali

Raja Salman

Peristiwa menarik terjadi ketika pastor yang akrab disapa Romo Venus bersalaman dengan Raja Salman. Keduanya terlibat dalam obrolan singkat dalam bahasa Arab. Waktu bertemu, Romo Venus langsung menyapa dengan bahasa Arab.

“Saya bersalaman sambil mengatakan ‘ahlan wa sahlan ya malik’. Kemudian raja tersenyum, tampak heran sambil memegang jubah saya,” ujar Romo Evensius

Tidak berhenti sampai di situ Raja Salman kemudian menghampiri Romo Venus. Dia bahkan mengaku sempat ditanyai balik oleh Raja Saudi itu.

“Dari omongan dia (dalam bahasa Arab), saya yakin kurang lebih raja menanyakan apakah saya Katolik,” ungkapnya.

Romo Evensius menilai kedatangan Raja Salman ke Pulau Dewata yang mayoritas penduduknya beragama Hindu menunjukkan toleransi dan penerimaan tinggi terhadap masyarakat yang berbeda keyakinan dengannya.

“Melihat dari senyum dan wajahnya, jelas sekali bahwa Raja Salman membawa Islam yang teduh,” tutur Romo Evensius.

Baca juga : Liburan Singkat, Pangeran Mansour Kembali ke Arab Lebih Dulu

“Raja Salman menurut saya sosok yang bijaksana, mau merangkul yang lain di tengah situasi politik Indonesia yang cenderung saling meniadakan,” kata Romo Venus.

Romo Venus adalah, imam Katolik kelahiran Larantuka-Flores, Nusa Tenggara Timur, 2 Mei 1969. Setelah menjadi imam Katolik, Romo Venus Mendalami Studi Islamologi di univ institut Dar Comboni for Arabic Studies Cairo bidang Bahasa Arab pada tahun 2002-3003, kemudian dilanjutkan denganstudi islamologi di Pontificio Instituto di Studi Arabi E D’Islamistica (PISAI) Roma pada Tahun 2003-2005.

Romo Venus mempelajari berbagai materi tentang keislaman. Baik Islam Klasik maupun kontemporer. Selama menjalani studi Islamologi Romo Venus sekaligus mendalami bahasa Arab karena bahasa yang digunakan saat perkuliahan adalah bahasa Arab.

“Saat studi setiap hari berbahasa Arab khususnya saat perkuliahan, berdoa juga pakai bahasa Arab,” kata pengagum Gus Dur tersebut.
(Muspri-sisidunia.com)