Home » Sport » Anggaran Belum Cair, INASGOC Bantah Dianggap Mengeluh

Anggaran Belum Cair, INASGOC Bantah Dianggap Mengeluh



Jakarta – Dana untuk Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) hingga kini belum turun. Namun, INASGOC membantah kalau mereka dianggap mengeluh.

Anggaran Belum Cair, INASGOC Bantah Dianggap Mengeluh

Logo Asian Games 2018

Enam belas bulan jelang Asian Games, INASGOC belum mampu berbuat banyak karena terbentur anggaran yang belum cair. Ada dua hal yang harus mereka tunggu sampai anggaran itu benar-benar bisa dicairkan. Pertama mengenai persetujuan Kementerian Keuangan soal penetapan INASGOC sebagai Satuan Kerja sendiri, yang kedua adalah revisi Peraturan Presiden menyangkut kebijakan pengadaan Barang/Jasa.

Karena hal itu juga, INASGOC belum menerima dana sebesar Rp 500 miliar, yang sebelumnya dijanjikan pemerintah sebagai dana di awal tahun 2017.

Padahal dana awal itu rencananya akan dipakai untuk melunasi beberapa tunggakan operasional persiapan Asian Games. Selain itu, INASGOC butuh dana untuk menggelar test event, juga down payment uang muka untuk acara pembukaan dan penutupan, serta menyewa tempat.

Meski begitu, Wakil Ketua II INASGOC, Gatot S. Dewa Broto, menampik jika INASGOC disebut mengeluh soal dana Asian Games. Menurutnya, sejauh ini pemerintah sudah responsif terkait anggaran yang akan dikeluarkan. Hal itu dibuktikan dengan sudah dikeluarkannya surat persetujuan dari Kementerian Keuangan terkait pembentukan INASGOC sebagai satuan kerja sendiri. Surat itu dikirimkan sejak Rabu (22/2) lalu, yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Kemenkeu Marwanto Harjowiryono.

Baca juga : Indonesia Raih Medali Perdana Asian Games Dari Atlet Wushu

“Jadi ini sekaligus meluruskan juga bahwa kami tidak mengeluh soal dana. Bahkan, pada saat rapat pleno panitia Asian Games 9 Februari lalu, sudah diputuskan oleh Ketua INACGOC Erick Thohir, bahwa biarkan anggaran itu turun jika Perpres dan Satker sudah terbit, Sejauh ini sebetulnya INASGOC tidak ada persoalan,” kata Gatot, Sabtu (4/3/2017).

Saat ini pun, disebutkan Gatot, draft revisi Perpres sudah ada di meja Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). “Jadi jika seandainya sudah ditandatangani sebenarnya sudah akan meluncur ke Kemenkeu untuk mendapat paraf. Kemudian tinggal menunggu Kemenkeu. Kementerian Koordinator PMK, kemudian tanda tangan Presiden RI Joko Widodo,” jelasnya.

“Jadi tidak benar jika INASGOC mengeluh soal anggaran. Bapak Presiden support penuh soal Asian Games,” tegas Gatot.

“Semua harus bersabar agar di kemudian hari tidak ada masalah. Siapa sih yang tidak butuh anggaran cepat. Tetapi kan Bapak Erick Thohir sendiri pada rapat pleno sudah menjawab clear. Bahwa anggaran turun jika dua syarat (revisi Perpres dan persetujuan INASGOC jadi Satker) sudah tuntas semua,” pungkasnya.
(Muspri-sisidunia.com)