Home » Travel & Kuliner » Berbagai Festival Yang Seru Dan Menarik di Jepang Saat Musim Semi

Berbagai Festival Yang Seru Dan Menarik di Jepang Saat Musim Semi



Jakarta – Musim semi adalah waktu yang tepat untuk berkunjung ke Jepang. Pasalnya, cuaca dan udara di sana cukup bersahabat untuk Anda yang biasa hidup di negara tropis.

Berbagai Festival Yang Seru Dan Menarik di Jepang Saat Musim Semi

Musim semi di Jepang

Di Jepang sendiri selalu ada perayaan atau festival unik untuk menyambut musim semi. Anda yang berencana untuk liburan ke sana di waktu tersebut tentu tak boleh melewatkannya.

Baca juga : Kyoto Menyediakan Persewaan Kimono Ala Bangsawan Jepang

Dilansir dari matcha-jp, Kamis (02/03/2017) berikut ini festival musim semi Jepang yang wajib dikunjungi oleh Anda saat liburan ke sana.

1. Omizuturi

Festival Omizoturi ini diadakan rutin tiap tahun selama dua minggu penuh mulai tanggal 1 Maret hingga 13 Maret. Perayaan musim semi ini dilakukan di kuil Budha terbesar di Jepang, Todaiji Nara.

Puncak acara akan berlangsung pada tengah malam di tanggal 12 Maret. Di waktu tersebut, sebuah obor raksasa akan dinyalakan sehingga akan menerangi kawasan kuil ini. Obor tersebut dipercaya dapat menjadi simbol untuk kehidupan setahun mendatang yang lebih terang.

2. Hinamatsuri

Diadakan pada tanggal 3 Maret. Hinamatsuri lebih dikenal dengan nama Festival Boneka. Biasanya, penduduk di Jepang akan menghias rumah mereka dengan memajang satu set boneka-boneka cantik yang memakai Kimono. Hal ini dilakukan sebagai doa untuk pertumbuhan anak perempuan mereka.

3. Hanami

Musim semi di Jepang adalah tanda berseminya bunga sakura yang cantik. Orang Jepang seringkali menyebut momen menikmati indahnya sakura sebagai Hanami. Di waktu tersebut biasanya mereka akan piknik bersama keluarga atau teman ke spot-spot yang ditumbuhi bunga tersebut.

4. Yabusame Shinji

Yabusame Shinji merupakan acara yang menyajikan pertunjukan pemanah beraksi dari atas kuda yang sedang berlari. Sambil menunggangi kuda, para pemanah ini harus membidik sasaran secara tepat dengan busur di tangan mereka.

Yang unik dari acara ini adalah, para pemanah yang memakai pakaian bangsawan zaman dulu. Melihat aksi heroik mereka dijamin bisa bikin jantung Anda berdebar. Kalau mau menyaksikannya, datanglah di tanggal 15 Mei. Acara gratis ini diadakan dari jam 13.00 s.d. 15.30 waktu Jepang.

5. Festival Aoi

Festival Aoi ini jadi salah satu acara terbesar di Kyoto setelah Festival Gion dan Festival Sejarah. Sekitar 500 orang dengan pakaian terbaik, kuda, sapi, dan lembu berjalan sepanjang 8 km dari Istana Kyoto menuju Kuil Shimogamo dan Kuil Kamigamo.

6. Festival Anak

Festival Anak atau Hari Anak ini diperingati setiap tanggal 5 Mei dan dijadikan sebagai Hari Libur Nasional Jepang. Festival ini dilakukan untuk menghormati kepribadian anak dan merencanakan kebahagiaan mereka.

Saat Festival anak berlangsung, kue tradisional seperti chimaki dan kashiwamochi disediakan. Selain itu, rumah-rumah pun akan dihias dengan bendera berbentuk ikan koi yang diberi nama koinobori. Para orang tua yang memiliki anak laki-laki juga menghias rumah mereka dengan pajangan baju zirah dan helm samurai. Hal ini dilakukan karena dipercaya dapat melindungi dan membuat anaknya menjadi kuat dan sehat.

(bens – sisidunia.com)