Home » News » Terkuak. Ini Motif Teror Bom Panci di Kelurahan Arjuna Bandung

Terkuak. Ini Motif Teror Bom Panci di Kelurahan Arjuna Bandung



Bandung – Identitas pelaku bom panci di kantor Kelurahan Arjuna, Cicendo, Bandung, diketahui berinisial YC. Berdasarkan foto KTP yang beredar di media sosial, pelaku merupakan warga Bandung.

Terkuak. Ini Motif Teror Bom Panci di Kelurahan Arjuna Bandung

TKP dijaga ketat oleh polisi dan Densus 88 Antiteror

Saat YC melarikan diri ke dalam kantor kelurahan, pelaku sempat berteriak kepada petugas kelurahan dan menyebutkan tentang Densus 88 Antiteror.

“Info dari masyarakat, orang kelurahan, dia (pelaku) mengancam, kemudian meneriakkan ‘saya nggak ada urusan dengan Anda. Saya urusannya dengan Densus 88’,” ujar Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul menirukan pernyataan YC saat memberikan keterangan kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/2/2017).

Pelaku bersembunyi di ruangan lantai 2 kantor kelurahan setelah meledakkan bom panci di Taman Pendawa yang letaknya puluhan meter dari kantor kelurahan. YC sempat dikejar pelaku dan warga sebelum dikepung polisi.

Diduga YC melakukan aksinya untuk unjuk eksistensi dan meminta sejumlah tahanan Densus 88 dibebaskan. Saat ini Polri tengah menyelidiki identitas tahanan yang dimaksud YC.

“Kalimat itu jadi bahan utama untuk menggali yang bersangkutan siapa dan kita ketahui. Akhirnya kita pahami yang bersangkutan mantan napi kasus pelatihan militer di Aceh,” kata Martinus.

Baca juga : Ini Kronologi dan Indentitas Pelaku Teror Bom Panci di Kelurahan Arjuna Bandung

YC menurut Martinus pernah pernah masuk ke pengadilan karena pelatihan terorisme tersebut setelah divonis 3 tahun penjara.

Dilakukan proses hukum dijatuhi hukuman tiga tahun sejak 2012 sampai 2015. Saya nggak tahu persis dimana LP-nya. Apakah selama tiga tahun dapat remisi, keluarnya kapan saya belum tahu persis,” sambung dia.

Dari laporan warga, pelaku memang sempat berboncengan dengan satu orang lainnya. Saat ini masih ditelusuri orang yang sempat bersama YC.

“Kita tetapkan saat ini baru satu pelakunya. Dari saksi yang ada di masyarakat, itu ada dua. Yang pertama berboncengan, yang itu turun, kemudian lari ke kelurahan. Yang pasti kita ingin menentukan satu orang tersebut jadi pelaku sebelum meledakkan bom panci yang berisi paku,” terang Martinus.

Jasad pelaku YC sedang dalam perjalanan ke RS Polri Jakarta Timur setelah dilakukan visum luar di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung. YC luka tembak di bagian dada dan tewas saat dievakuasi ke rumah sakit.
(Muspri-sisidunia.com)