Home » News » Seorang Pria Gangguan Jiwa Tewas Ditembak Usai Bacok Kapolsek

Seorang Pria Gangguan Jiwa Tewas Ditembak Usai Bacok Kapolsek



Jakarta – Seorang pria yang mengalami gangguan jiwa, Johannes Tambunan (30) tewas ditembak usai membacok adik kandungnya dan Kapolsek Pahae Jae, AKP Kondar Simanjuntak, Minggu (26/2/2017).

Seorang Pria Gangguan Jiwa Tewas Ditembak Usai Bacok Kapolsek

Ilustrasi pembacokan

Peristiwa itu terjadi di Desa Parsaoran Nainggolan, Kecamatan Pahae Jae, Taput, Sumatera Utara (Sumut).

Mulanya, tanpa sebab yang jelas tiba-tiba Johannes mengamuk dan membacok adik kandungnya sendiri Bosmer Tambunan (19) hingga mengalami luka di bagian kepala.

Baca juga : 3 Warga Sukabumi Terkena Sabetan Sajam Geng Motor

Mengetahui kejadian itu, warga kemudian melaporkannya ke polisi. Tidak lama kemudian Kapolsek Pahae Jae AKP Kondar Simanjuntak bersama beberapa anggotanya turun ke TKP dan berusaha meredam amarah pelaku yang saat itu sedang memegang parang.

Namun, AKP Kondar malah jadi sasaran pembacokan berikutnya. Petugas kepolisian yang melihat hal tersebut langsung menembak Johannes. Seketika, Johannes rubuh dan tewas.

Kasubbag Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu Walpon Baringbing SH mengatakan, pihaknya terpaksa menembak pelaku karena sebelumnya telah diberi peringatan dengan tembakan ke atas.

“Saat itu juga warga meminta kepada polisi agar pelaku ditembak karena telah mengancam keselamatan jiwa warga sekitar,” ujar Aiptu Walpon Baringbing SH.

Kini kedua korban pembacokan dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Tarutung. Kapolsek mengalami luka sabetan parang di kedua tangan dan bagian punggung. Sementara adik pelaku, Bosmer Tambunan mengalami luka di bagian kepala dan luka sabetan di tangan. (bens – sisidunia.com)