Home » News » Prabowo Ikut Berkomentar Terkait Kisruh Freeport

Prabowo Ikut Berkomentar Terkait Kisruh Freeport



Semarang – Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, memperpanjang pelaksanaan ekspor konsentrat dengan sejumlah syarat. Yaitu pemegang KK (Kontrak Karya) harus beralih operasi menjadi perusahaan IUP (Izin Usaha Pertambangan) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) serta membuat pernyataan kesediaan membangun “smelter” dalam jangka waktu lima tahun.

Prabowo Ikut Berkomentar Terkait Kisruh Freeport

Prabowo Subianto

Syarat lain adalah kewajiban divestasi hingga 51 persen. Pemerintah menyodorkan perubahan status PT Freeport Indonesia dari sebelumnya KK menjadi IUPK agar bisa tetap melanjutkan operasi di Indonesia. Namun, Freeport bersikeras tidak dapat melepaskan hak-hak hukum yang diberikan dalam KK pada 1991 silam.

Lantaran tidak ingin beralih status menjadi IUPK dan bersikukuh mempertahankan status KK, Freeport hingga saat ini menghentikan aktivitas produksi sehingga menyebabkan banyaknya karyawan yang dirumahkan dan diberhentikan.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan pemerintah sudah siap jika pihak PT Freeport Indonesia benar-benar membawa kasus perubahan status KK ke Mahkamah Arbitrase Internasional. Gugatan ke arbitrase itu memang bisa dilakukan Freeport jika tidak menerima syarat-syarat yang diajukan pemerintah.

Baca juga : Lolos Diputaran Kedua, Prabowo Siapkan Kemenangan Anies-Sandi

Melihat hal tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berharap ada solusi terbaik untuk mengatasi kisruh PT Freeport Indonesia.

“Mudah-mudahan ada solusi yang semua menanglah, kepentingan republik harus dipikirkan, (termasuk) kepentingan investor,” kata Prabowo di Semarang, Minggu, 26 Februari 2017.

Tanpa memerinci, Prabowo menyebutkan bahwa Amerika Serikat pernah membantu bangsa Indonesia pada beberapa hal. Freeport merupakan perusahaan asal AS yang menambang emas di papua sejak 1960-an.

“Jadi kita harus menghormati orang-orang yang pernah membantu kita,” ujar Prabowo usai meresmikan kantor Partai Gerindra Jawa Tengah di Jalan Kanguru Raya, Kota Semarang.
(Muspri-sisidunia.com)