Home » News » Kepsek SD Tewas Mengenaskan Ditabrak Truk di Jalan Soekarno-Hatta

Kepsek SD Tewas Mengenaskan Ditabrak Truk di Jalan Soekarno-Hatta



Jakarta – Kepala sekolah SD Negeri 020256 Jalan Jamin Ginting, Binjai Selatan, Rosmawati Puspita (56) tewas mengenaskan setelah ditabrak truk di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Tunggurono, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Kepsek SD Tewas Mengenaskan Ditabrak Truk di Jalan Soekarno-Hatta

Gambar ilustrasi

Warga Jalan Gunung Jaya Wijaya, Kelurahan Binjai Estate, Binjai Selatan itu tewas, setelah mendapat perawatan intensif di rumah sakit Djoelham Binjai.

Baca juga : Raja Arab Saudi Beserta Rombongan Sempat Mampir ke Masjid Istiqlal

Sementara suaminya, Paulus Jimmy, mengalami luka-luka setelah sepeda motor Honda Scoopy BK 2667 RAK yang mereka kendarai, dihantam truk yang berhasil melarikan diri itu.

Kanit laka lantas polres Binjai, Iptu Salmiati membenarkan, kalau Rosmawati telah meninggal dunia, setelah tidak sadarkan diri selama dirawat di rumah sakit.

Saat ditabrak truk, wanita kelahiran Cimahi itu mengalami luka yang cukup parah. Dimana, Rosmawati mengalami patah tulang dan luka parah di tangan, kaki, dan kepalanya.

Kejadian itu, jelas Salmiati terjadi saat pasangan suami istri itu sedang berboncengan dari arah Medan menuju Binjai.

Namun, saat di persimpangan kilometer 19 Jalan Soekarno Hatta, Binjai Timur, meluncur sebuah truk yang melaju kencang langsung menabrak mereka.

“Truk itu ambil jalur kiri, karena mau mendahului truk yang ada di depannya. Sementara korban, melaju di jalur kiri. Saat itulah truk itu langsung menabrak mereka,” ujar AKP Salmiati.

Kencangnya laju truk yang menabrak mereka, membuat pasutri itu terhempas ke bahu jalan hingga beberapa meter.

Bukannya bertanggungjawab atau membawa korbannya ke rumah sakit, sopir truk yang menabrak itu langsung melarikan diri ke arah Binjai.

“Hingga saat ini, pengemudi truk itu masih dicari. Untuk nomr polisi kenderaan, ada beberapa saksi yang melihat, saat ini kita rahasiakan, untuk kepentingan pencarian,” katanya.

Masyarakat sekitar lokasi langsung memberi pertolongan dan membawa kedua korban ke rumah sakit. Sementara, polisi yang dapat informasi, langsung meluncur ke lokasi kejadian dan mengamkan sepeda motor korban.

“Setelah kejadian dengan sejumlah luka di tubuhnya, korban (Rosmawati) memang tidak sadarkan diri. Tapi masih dinyatakan hidup. Sementara suaminya, hanya mengalami luka ringan saja,” pungkas AKP Salmiati.

(bens – sisidunia.com)