Home » Hiburan » Berperan Sebagai Gadis Jawa, Logat Citra Kirana Kini Sering Terbawa Medok

Berperan Sebagai Gadis Jawa, Logat Citra Kirana Kini Sering Terbawa Medok



Jakarta – Peran Citra Kirana di sinetron Orang-orang Kampung Duku sebagai pedangdut keliling diakui menjadi tantangan tersendiri bagi karirnya. Berperan sebagai Zakia Goping, Ciki dituntut tidak hanya mahir bernyanyi, tapi juga berjoget layaknya pedangdut kampung.

Berperan Sebagai Gadis Jawa, Logat Citra Kirana Kini Sering Terbawa Medok

Citra Kirana

Terkait perannya tersebut, Ciki mengaku harus mengesampingkan rasa malunya untuk bergoyang di depan umum. Beruntung, kedekatan antar kru dan pemain yang sudah terjalin cukup lama sejak produksi sinetron sebelumnya membuat Ciki lebih percaya diri meski harus bergoyang dangdut.

Baca Juga : Beredar Isu Caesar Hito Kini Nyambi Jadi Tukang Ojek Online

Ini adalah pertama kalinya Ciki berperan sebagai biduan. Walau begitu ia melakukan observasi peran sendiri. “Ini kan juga beda banget sama kehidupan aku sehari-hari. Citra Kirana beda dengan sinetron sebelumnya,” kata Ciki saat ditemui Bintaro Exchange, Tangerang Selatan, Senin (20/2/2017).

Namanya juga berperan sebagai biduan, maka Ciki pun harus bernyanyi dangdut di sinetron barunya. Meski mengaku bukan penggemar dangdut, ternyata Ciki tak menyewa pelatih vokal demi peran barunya ini. Ciki juga mengaku terbantu dengan musik dangdut yang merakyat.

“Suka nggak sih. Tapi kalo dengar pasti. Karena kita nggak bisa bohong kalau dangdut udah mendunia juga kan. Di Indo siapa yang nggak tahu? Kalo sekarang aku masih lipsync.Ā Tapi nanti ada sceneĀ aku harus nyanyi pakai suara aku sendiri. Itu juga suaranya pas-pasan. Mau nggak mau ya, itu tuntutan peran. Bagus nggak bagus ya aku nyanyi aja,” ujarnya.

Selain harus menyanyi, Ciki harus mendalami gestureĀ baru untuk peran biduannya di Orang-Orang Kampung DukuĀ ini. GestureĀ baru yang dipelajarinya adalah saat tampil di panggung dan kehidupan sehari-hari saat di kampung.

“Paling dalami gestureĀ di atas panggung aja sih ya. Kalau gestureĀ di cerita kesehariannya, aku gadis biasa-biasa aja, pemalu, dari Jawa jadi aku juga agak medok-medok gitu. Dan itu racun sekali, jadi kadang masih suka kebawa-bawa medoknya kalau selesai scene,” pungkasnya.

(bens – sisidunia.com)