Home » News » Alasan Berat, Ahok Menolak Naik Perahu Karet Saat Kunjungi Kawasan Banjir

Alasan Berat, Ahok Menolak Naik Perahu Karet Saat Kunjungi Kawasan Banjir



Jakarta – Kawasan pemukiman warga di Cipinang Melayu terendam banjir parah akibat curah hujan yang datang terus-menerus beberapa hari ini. Oleh karena itu, Gubernur DKI aktif, Basuki Tjahaja Purnama meninjau langsung ke lokasi banjir.

Alasan Berat, Ahok Menolak Naik Perahu Karet Saat Kunjungi Kawasan Banjir

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pantau lokasi banjir

Saat dilokasi banjir, Basuki disediakan perahu karet agar dia bisa berkeliling melihat kondisi permukiman warga yang terendam banjir.

Namun, Basuki atau Ahok hanya berhenti sampai pinggir permukiman saja. Dia ditemani oleh Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana, Kepala Sumber Daya Air Teguh Hendarwan, dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) Teuku Iskandar. Ahok sempat menyampaikan bahwa tanah di permukiman itu pasti murah.

“Ini pasti masih murah ini karena kan masih banjir,” ujar Ahok.

Baca juga : Ahok Klaim Normalisasi Ciliwung Sudah Terlihat Baik

Ahok ingin warga tidak menjual tanah mereka kepada pengembang. Sebab, harga tanah akan melonjak naik begitu Pemprov DKI membereskan masalah banjir di kawasan itu.

Ketika melihat Ahok, warga yang berjalan perlahan menyusuri banjir untuk mendekati Ahok. Ahok yang awalnya menolak menaiki perahu karet akhirnya naik perlahan untuk berjabat tangan dengan warga. Namun, perahu karet itu tidak diberangkatkan. Setelah itu, dia pun beranjak meninggalkan permukiman tersebut.

“Repot, nanti turun satu perahu karet, semua pejabat ikut, lalu yang bawa kita tenaganya habis. Sementara yang butuh anak-anak, orang tua, itu lebih penting,” ujar Ahok.

“Aku ini berat loh, 92 kilogram he-he-he,” kata Ahok.
(Muspri-sisidunia.com)