Home » News » Sebuah Ledakan Terjadi Saat Sebelum Para Pencinta Hewan Melakukan Unjuk Rasa

Sebuah Ledakan Terjadi Saat Sebelum Para Pencinta Hewan Melakukan Unjuk Rasa



Bogota – Ledakan yang terjadi di dekat arena adu banteng di Ibu Kota Bogota, Kolombia telah menewaskan Satu orang opsir polisi dan 30 orang lainnya luka-luka. Insiden tersebut terjadi saat para pencinta hewan mengadakan aksi unjuk rasa.

Sebuah Ledakan Terjadi Saat Sebelum Para Pencinta Hewan Melakukan Unjuk Rasa

Lokasi terjadi ledakan

Otoritas Kota Bogota menyebut sebagian besar korban luka-luka adalah opsir polisi yang ditugaskan mengawal aksi unjuk rasa. Wali Kota Enrique Penalosa yang mengunjungi lokasi ledakan, langsung mengumumkan rapat keamanan darurat.

Baca juga : 39 Orang Tewas Dan 50 Orang Luka-luka Akibat Aksi Bom Bunuh Diri di Mogadhisu

“Teroris tidak akan pernah bisa mengintimidasi kami. Kami akan melakukan hal yang diperlukan untuk menangkap mereka,” kicau Penalosa dalam akun Twitter, mengutip dari BBC, Senin (20/2/2017).

Arena adu banteng menjadi pusat aksi unjuk rasa selama beberapa pekan terakhir. Sebab, muncul wacana menghidupkan kembali aksi adu banteng ke Bogota. Arena yang dibangun pada dekade 1930 itu sebelumnya ditutup sejak 2014.

Arena tersebut dibuka kembali pada Januari 2017 setelah Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa adu banteng merupakan bagian dari warisan budaya Kolombia. Karena itu, adu banteng dapat dihidupkan kembali.

Para aktivis pencinta hewan pun marah dengan keputusan tersebut. Bentrokan antara aktivis dengan polisi tidak terhindarkan dalam beberapa unjuk rasa terakhir. Sejumlah pengunjuk rasa ditahan dan polisi terpaksa menembakkan gas air mata untuk mengendalikan situasi. Sebab, beberapa aktivis sempat menyerang para penonton aksi adu banteng. (bens – sisidunia.com)