Home » News » Wilayah Terdampak Rob Berstatus Darurat, Pemkab Pekalongan Akan Bangun Great Wall

Wilayah Terdampak Rob Berstatus Darurat, Pemkab Pekalongan Akan Bangun Great Wall



Pekalongan – Pada tahun 2016 lalu, Pemkab Pekalongan mengadakan rapat pembahasan bersama dengan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Beruntungnya DPR Pekalongan persilahkan Pemkab setempat untuk gunakan dana tak terduga untuk penanganan masalah rob.

Wilayah Terdampak Rob Berstatus Darurat, Pemkab Pekalongan Akan Bangun Great Wall

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi

Pemerintah Kabupaten Pekalongan segera membangun Great Wall atau tembok raksasa untuk membendung rob yang terjadi di wilayah Tirto Utara khususnya di Desa Mulyorejo, Karangjompo, dan Tegaldowo.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengatakan, kondisi di wilayah Tirto, Siwalan dan Wonokerto yang terdampak rob telah berstatus darurat.

Menurut Asip, solusi yang paling tepat untuk masalah rob tersebut adalah relokasi, namun hal itu sulit dilakukan mengingat faktor sosial masyarakat.

Asip mengaku saat ini mengebut penanganan rob tersebut. Tembok sepanjang 800 meter itu akan dibangun mulai dari Sungai Sengkarang hingga ke Meduri.

“Anggarannya sudah kami siapkan agar pembangunannya segera terlaksana,” ujar Asip tanpa menyebut berapa anggaran yang disiapkan, Jumat (17/2/2017).

Baca juga : Gempa Berkekuatan 5 SR Guncang Aceh Jelang Salat Jumat

Dalam waktu dekat, Asip akan ke Belanda untuk berkonsultasi terkait penanganan rob. Masih ada dua wilayah lainnya yang terdampak rob yakni Desa Jeruksari dan Wonokerto, namun Asip mengatakan akan melakukan studi konfrehensif lagi terkait penanganan rob di dua desa itu.

“Saya yakin kalau ini berhasil, maka Mulyorejo, Karangjompo dan Tegaldowo aman. Saya meminta dukungan seluruh masyarakat khususnya Tirto untuk menyelesaikan masalah rob ini,” kata Asip.
(Muspri-sisidunia.com)