Home » News » Pasangan Ini Diringkus Polisi karena Simpan 185 Butir Ekstasi

Pasangan Ini Diringkus Polisi karena Simpan 185 Butir Ekstasi



Medan – Sepasang kurir narkoba ditangkap Tim Khusus dari Detasemen Intelijen (Denintel) Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan saat melintas di Jalan Ayahanda, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

Pasangan Ini Diringkus Polisi karena Simpan 185 Butir Ekstasi

Ilustrasi penangkapan

Mereka adalah Hendra Kesuma (30), warga Jalan Kariawan Gang Bersama; dan Ica Anda Sari (20), warga Jalan Rumah Potong Hewan Mabar Hilir, Kota Medan. Keduanya ditangkap bersama barang bukti narkoba jenis ekstasi sebanyak 185 butir.

Baca juga : Nasib Seekor Buaya Dengan Kalung Ban Motor

Kepala Penerangan Kodam I/BB (Kapendam), Kolonel Inf Edi Hartono mengatakan, tertangkapnya pasangan kurir narkoba ini berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada petugas personel TNI dari Denintel Kodam. Informasi itu kemudian ditelusuri hingga pihak TNI menemukan mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1424 IV yang dikendarai pelaku.

“Penangkapannya Rabu 15 Februari 2017. Berbekal informasi yang kita terima, kita lalu melakukan penyergapan dan berhasil menemukan barang bukti narkoba jenis ekstasi itu dari Ica yang berada satu mobil dengan pelaku Hendra,” ujar Kolonel Edi, Sabtu (18/2/2017).

Kolonel Edi menyatakan, usai melakukan penyergapan, kedua pelaku kemudian diboyong ke markas Detasemen Intel Kodam I/BB. Proses evakuasi kedua pelaku pun sempat mendapatkan perlawanan dari pelaku.

“Pelaku Hendra sempat melawan. Tapi dengan kesigapan prajurit kita, beliau bisa kita tangkap. Dari pemeriksaan kita dapatkan informasi kalau ekstasi itu didapat dari seorang pria yang disebut pelaku sebagai calon abang iparnya,” katanya.

Saat ini, kata Edi, kedua pelaku sudah dilimpahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara. Keduanya juga sudah mengikuti tes urine. Hasilnya, kedua pelaku positif menggunakan narkoba.

Kabid Penindakan pada BNN Provinsi Sumut, AKBP Agus Halimuddin membenarkan penyerahan dua pelaku tersebut. Ia mengaku mengaku masih mengembangkan kasus ini. “Iya benar (sudah dilimpahkan), ini masih kita kembangkan,” ucap Agus.

(bens – sisidunia.com)