Home » News » Gaya Barat Dilarang Kerasa Masuk ke Korea Utara

Gaya Barat Dilarang Kerasa Masuk ke Korea Utara



Jakarta – Gaya fashion Korea Utara yang terkenal mungkin adalah potongan rambut sosialis-nya. Semua anak laki-laki harus memiliki gaya potongan rambut yang mirip dengan sang pemimpin negara, Kim Jong Un, dengan panjang tidak lebih dari tiga sampai empat inci. Larangan terbaru adalah penggunaan tindik yang dianggap sebagai gaya budaya barat.

Gaya Barat Dilarang Kerasa Masuk ke Korea Utara

Gaya Korea Utara

Seperti yang dilansir telegraph.co.uk, Sabtu (18/2/2017), larangan lainnya juga berkaitan dengan budaya barat juga jelas, bahwa beberapa provinsi di Korea Utara, seperti masyarakat Hamgyong Utara dan Yanggang juga dilarang memakai jeans. Hamgyong Utara dan Yanggang merupakan dua wilayah perbatasan dengan Tiongkok, di mana masyarakat memiliki akses yang lebih mudah untuk informasi dan budaya dari luar.

Baca juga : Sentilan Pengangguran dan TKA dalam Orasi Ilmiah Ketua MPR

Larangan ini pertama kali ditemukan oleh seorang jurnalis, yang juga masyarakat di Rimjin-geng, didukung oleh AsiaPress. Dijelaskan juga bahwa larangan ini merupakan upaya yang lebih luas dari rezim untuk menghilangkan kapitalisme dalam masyarakat.

Rezim Korea Utara sangat keras menentang budaya barat dalam bentuk apapun, bahkan tidak ragu untuk mengirim orang-orang anti sosialis ke tempat pengasingan kerja. “Semakin banyak masyarakat Korea Utara yang tergila-gila dengan budaya barat,” papar seorang reporter Jepang yang juga bekerja sebagai jurnalis dalam rezim.

Rezim juga mengerahkan pasukan inspeksi yang terdiri dari remaja di jalan-jalan untuk menangkap orang-orang yang berani melanggar larangan. Pasukan ini bertugas mengawasi panjang rok, bentuk sepatu, T-shirt, gaya rambut, dan pakaian yang cenderung kapitalis.

Tak hanya itu, pasukan ini juga bertugas mengawasi para wanita yang belum menikah, namun melakukan bisnis, hal ini juga dilarang di Korea Utara. (bens – sisidunia.com)