Home » News » Wapres JK Prediksikan Pilgub Banten Akan Berujung di MK

Wapres JK Prediksikan Pilgub Banten Akan Berujung di MK



Banten – Dalam Pilkada Banten 2017, terlihat sekali persaingan ketat antara pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy dan Rano-Embay. Berdasarkan hasil perhitungan cepat sementara, perolehan suara kedua pasangan calon saling salip dan selisihnya tipis.

Wapres JK Prediksikan Pilgub Banten Akan Berujung di MK

Wakil Presiden Jusuf Kalla memantau hasil quick count di kediamannya

Perolehan suara Wahidin dan Rano Karno dalam hasil quick count sejumlah lembaga survei berselisih sekitar 1-2 persen. Selisih yang tipis ini membuat kedua belah pihak sama-sama mengklaim sebagai pemenang Pemilihan Gubernur Banten.

Rano Karno mengajak masyarakat untuk menunggu hitungan akhir yang dilakukan oleh KPU Provinsi Banten. “Untuk menjaga kondusifitas di tengah masyarakat, kami mengajak untuk menunggu hasil akhir perhitungan yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Banten,” kata Rano Karno yang ditemani oleh Embay Mulya Syarief di rumah pemenangan di Tangerang.

Baca juga : Hasil Quick Count Pilkada Banten 2017 : Jumlah Suara 100 Persen, Ini Hasil Survei Lembaga Indikator

Rano menuturkan, hal ini dilakukan karena banyaknya informasi yang berkembang dari hasil hitung cepat sementara dan beda hasil dari perhitungan. Maka itu, untuk mendapatkan data yang pasti harus dari lembaga resmi yakni KPU Provinsi Banten. Dengan begitu, semua pihak akan mendapatkan hasil yang valid.

Melihat kejadian tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla memperkirakan selisih tipis perolehan suara antara kedua pasangan calon akan diajukan ke Mahkamah Konstitusi.

“Bahwa ini masuk ke MK dapat diperkirakan. Siapapun yang kalah dapat diperkirakan bawa ke MK. Saya juga dulu ajukan ke MK, waktu Pilpres 2009,” kata JK, Rabu (15/02/2017), saat memantau quick count Pilkada 2017, di rumah dinas Wapres, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta.

JK berharap semua tahapan Pilkada Banten akan dilakukan secara adil. Proses ini akan tergantung pada objektivitas Komisi Pemilihan Umum Banten. “Kalau itu terjaga, tidak akan apa-apa. Mudah mudahan semuanya terjaga, prosesnya baik, semua fair,” kata Kalla.
(Muspri-sisidunia.com)