sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Hasil Real Count KPU di Pilkada Kendari 2017 : 100 Persen Surat Suara Terkumpul, Anak Walikota Unggul

Hasil Real Count KPU di Pilkada Kendari 2017 : 100 Persen Surat Suara Terkumpul, Anak Walikota Unggul



Kendari – Kota Kendari juga melakukan kegiatan Pilkada Serentak 2017 kemarin. Pilkada Kota Kendari berlangsung aman dan tertib. Polres Kendari menurunkan 725 personel untuk mengawal dan mengamankan proses pemungutan suara.

Hasil Real Count KPU di Pilkada Kendari 2017 : 100 Persen Surat Suara Terkumpul, Anak Walikota Unggul

Adriatma Dwi Putra, calon walikota Kendari nomer urut 1

Hasil perhitungan sementara Komisi Pemilihan Umum menunjukkan bahwa Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain unggul pada Pemilihan Kepala Daerah Kota Kendari, Rabu (15/2/2017).

Berdasarkan data KPU pukul 02.45 WIB, Adriatma yang merupakan anak dari Wali Kota Kendari dua periode, Asrun, dan pasangannya mendapatkan suara 40,99 persen atau 61.918 suara.

Adapun calon nomor urut satu Abdul Razak-Haris Andi Surahman mendulang 36,85 persen atau 55.672 suara.

Calon nomor tiga Zayat Kaimuddin-Suri Syahriah Mahmud memperoleh 22,16 persen atau 33.472 suara. Data itu diambil dari 519 tempat pemungutan suara atau 99,81 persen dari total 520 TPS.

Baca juga : Hasil Real Count KPU Pilkada Bekasi 2017 : Jumlah Surat Suara 6 Persen, Ahmad Dhani Masih Diurutan Kedua

Sementara itu, berdasarkan penghitungan riil atau real count oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Haluole Kendari, Adriatma-Sulkarnain meraih 41,13 persen atau 61.809 suara.

Adapun Abdul-Haris 37,21 persen atau 55.915 suara dan Zayat- Suri mendapat 22,54 persen atau 33.870 suara.

Dekan Fisip UHO Bachtiar didampingi sejumlah dosen Fisip mengatakan, metode yang digunakan dalam real count ini adalah sensus.
Petugas atau mahasiswa yang dilibatkan mengambil data dari seluruh tempat pemungutan suara di Kota Kendari.

Setiap mahasiswa mengambil data pada dua TPS dan mengisikannya pada blangko isian yang ditandatangani serta distempel petugas Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara.

“Hasilnya yang unggul paslon nomor urut 2, tapi keputusan siapa yang akan menjadi Wali Kota Kendari merupakan otoritas KPU Kota Kendari,” kata Bachtiar, Rabu.

Di tempat yang sama, dosen komunikasi FISIP UHO, Muh Najib Husen, menyampaikan bahwa penghitungan ini sebagai kontrol bagi penyelenggara dalam mengawal proses rekapitulasi dan tabulasi suara oleh KPU.

“Real count adalah metode hitung cepat yang dilakukan pada semua TPS, yakni 520 TPS yang tersebar di 64 kelurahan dan 10 kecamatan,” kata dia.
(Muspri-sisidunia.com)