sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Karena Ini, Harga Cabe di Pasaran Masih Mencapai Rp 160 Ribu

Karena Ini, Harga Cabe di Pasaran Masih Mencapai Rp 160 Ribu



Jakarta – Harga cabai rawit merah masih melambung jauh. Harga cabai rawit di pasar tradisional masih di kisaran Rp 160 ribu per kilogram (kg). Lantas, berapakah harga cabai rawit di tingkat petani?

Karena Ini, Harga Cabe di Pasaran Masih Mencapai Rp 160 Ribu

Cabe Rawit dipasar tradisional

Sekretaris Jenderal Asosiasi Agrobisnis Cabai Indonesia (AACI) Abdul Hamid menjelaskan, tingginya harga cabai rawit di pasaran tak lepas dari menurunnya produktivitas di tingkat petani. Cuaca buruk mengurangi produktivitas petani hingga 80 persen.

Di Januari 2017 saja, harga cabai di petani Rp 80 ribu sampai Rp 90 ribu per kg. Kemudian pada Februari mencapai Rp 105 ribu-Rp 110 ribu per kg.

Baca juga : Gempa Berkekuatan 4 SR Guncang Sukabumi Saat Adzan Subuh

“Kalau cabai sekarang Rp 105 ribu-Rp 110 ribu per kg, ini cabai rawit merah di petani,” kata dia, Jakarta, Rabu (15/2/2017).

Dia juga menyebut, beberapa wilayah sentra produksi yang kena dampak cuaca buruk antara lain Blitar, Banyuwangi, Probolinggi, Jember. “Kalau sekarang bisa turun 80 persen tingkat produktivitas. Karena kesulitan di budidaya,” imbuh dia.

Saat ini, tak banyak yang bisa diperbuat petani. Menurut dia, petani tak akan alih profesi lantaran harga cabai melambung tinggi. Hanya saja, kini petani mulai mengurangi produksinya.

“Cuma menghindari banyak penanaman sehingga nggak kena murah. Kalau tanam semua, ya nantinya murah,” ungkap dia.

Meski demikian, cabai keriting dan cabai besar merah masih normal. Di petani harga cabai keriting merah Rp 23 ribu per kg dan cabai merah besar Rp 18 ribu-Rp 23 ribu per kg. “Kalau cabai lain relatif normal,” pungkas dia. (bens – sisidunia.com)