Home » News » Panglima Jenderal TNI Gatot Ungkapkan Persoalan Dibalik Pengadaan Helikopter AW-101

Panglima Jenderal TNI Gatot Ungkapkan Persoalan Dibalik Pengadaan Helikopter AW-101



Jakarta – Beberapa waktu yang lalu usai melakukan rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Panglima Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara blak-blakan mengungkapkan tentang persoalan pengadaan Helikopter AW-101. Sebagai Panglima TNI, Gatot mengaku tidak tahu menahu soal pengadaan Helikopter AW-101 dimana kini Heli tersebut sudah berada di Lanud Halim Perdanakusuma.

Panglima Jenderal TNI Gatot Ungkapkan Persoalan Dibalik Pengadaan Helikopter AW-101

Helikopter AW-101

Gatot juga sempat menyebutkan tentang Peraturan Menteri Pertahanan (Permenhan) Nomor 28 Tahun 2015 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Pertahanan Negara, dimana peraturan tersebut justu membatasi kewenangannya sebagai seorang panglima.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu juga sependapat dengan Panglima Jenderal TNI Gatot. Ia pun juga tidak mengetahui tentang pengadaan Helikopter AW-101 tersebut. Menurutnya, pihak Kementerian Pertahanan sejak awal sudah tidak sepakat soal pengadaan heli AW-101 itu.

Kepala Staf TNI Angkata Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa pihak TNI AU hanya membeli satu buah heli AW-101. Selain itu, menurutnya pengadaan heli tersebut sudah sesuai dengan pemesanan TNI AU dan sudah diketahui oleh Kementerian Pertahanan.

Baca juga : Inilah Video Saat Kadispen TNI AU Semprot TvOne Karena Dinilai Ngawur Dalam Pemberitaan

Heli AW-101 yang saat ini sudah berada di Lanud Halim Perdanakusuma itu dibeli dengan menggunakan anggaran TNI AU, bukan menggunakan anggaran Kementerian Sekretariat Negara.

Meski begitu, kata Hadi, pihak Kementerian Pertahanan hanya mengetahui pengadaan heli AW-101 tersebut akan digunakan sebagai pesawat angkut VVIP presiden. Dan tidak mengetahui bahwa Presiden Joko Widodo telah menolak pengadaan heli tersebut, sehingga telah dialih fungsikan menjadi pesawat angkut militer bagi TNI AU.

Menurut Hadi, salah satu alasan pembatalan pengadaan heli AW-101 untuk VVIP presiden dipengaruhi oleh situasi yang terjadi di India.
(Muspri-sisidunia.com)