Home » News » Firza Husein Ditahan, Pengacara Menilai Ada Unsur Politik

Firza Husein Ditahan, Pengacara Menilai Ada Unsur Politik



Depok – Tersangka kasus makar Firza Husein ditangkap penyidik Polda Metro Jaya di rumah orang tuanya di Jalan Makmur Nomor 40, Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa, 31 Januari 2017.

Firza Husein Ditahan, Pengacara Menilai Ada Unsur Politik

Firza Husein

Selain diperiksa terkait dugaan makar, Firza Husein juga diperiksa terkait kasus chat seks yang diduga dilakukan dengan Rizieq Shihab.

Namun kuasa hukum Firza menilai bahwa penangkapan kliennya ini sebenarnya mengadung unsur politik dimana terlihat ada upaya menjatuhkan nama seseorang melalui Firza Husein.

“Bukan murni pidana. Mungkin ada nama untuk menjatuhkan pihak lain. Ini dugaan kami,” kata Kuasa Hukum Aziz Yanuar, di Mako Brimob Kelapa IIn Depok, Jumat (10/02/2017).

Dugaan itu dikatakan Aziz lantaran tersangka dugaan makar lainnya tidak ditahan. “Tapi ibu Firza, yang perannya tidak signifikan malah ditahan,” ujar dia.

Aziz juga menanggap kliennya memegang informasi penting. Sebab sepengetahuannya, Firza Husein dekat dengan sejumlah tokoh politik. “Apakah mengenal dekat atau tidak, saya tapi tidak tahu persis,” imbuh Aziz.

Oleh karena itu, kuasa hukum Firza mengirimkan surat penangguhan Firza Husein ke pihak kepolisian. Namun sayangnya pihak kepolisian masih lambat dalam menjawab surat penangguhan penahanan terhadap Firza Husein. Padahal, sudah delapan hari surat tersebut dilayangkan ke Polda Metro Jaya.

Baca juga : Firza Akan Siapkan Sendiri Ahli Digital Forensik Terkait Foto Syur Dirinya

Aziz mengatakan pihaknya mengajukan surat penangguhan penahanan Firza Husein pada Kamis, 2 Februari 2017. Hingga, saat ini, polisi tidak pernah memberikan jawaban. “Mungkin, polisi masih fokus demo 11 Februari 2017,” kata imbuh Aziz.

Aziz mengaku terus menjalin komunikasi dengan polisi untuk mempertanyakan surat penangguhan penahanan tersebut. Sementara ini, menurut dia, alasan polisi masih menahan kliennya, antara lain polisi sedang menggali keterangan kliennya terkait masalah makar dan dugaan pornografi.

“Bisa jadi sengaja diulur-ulur, tapi saya juga tidak bisa memastikan, positif saja mungkin karena keadaan,” ujar Aziz.
(Muspri-sisidunia.com)