Home » News » Niat Ingin Ke Lokalisasi, 2 Pemuda Jadi Korban Pengeroyokan

Niat Ingin Ke Lokalisasi, 2 Pemuda Jadi Korban Pengeroyokan



Sorong- Niatnya mencari hiburan di lokalisasi, dua pemuda ini menjadi korban pengeroyokan hingga babak belur. Mereka mengalami luka terbuka di bagian kepala serta lebam pada lengan dan punggung.

Niat Ingin Ke Lokalisasi, 2 Pemuda Jadi Korban Pengeroyokan

Ilustrasi Pengeroyokan

Keduanya adalah SP dan RM. Rencananya, dia menuju Lokalisasi Malanu, Sorong, Papua pada Rabu dini hari (8/2/2017) sekitar pukul 03.45 WIT.

Salah seorang pelaku pengeroyokan yang berhasil ditangkap polisi, EY menyebut korban yang salah. Awalnya EY dan tiga rekannya NA, JO, dan AL serta sejumlah pemuda lainnya tengah berkumpul bersama sambil menenggak minuman keras di bawah pohon. Tepatnya di pertigaan belakang UMS.

Lalu, SP dan RM yang mengendarai sepeda motor melintas. Motor yang dikendarai SP kemudian oleng di pertigaan. “Trus mereka (korban, Red) tanya kita. Jalan mau ke Malanu arah mana? Kami kasih tahu, lurus saja,” kata EY.

Mendengar pernyataan korban yang hendak menuju Malanu lokasi, sejumlah pemuda melontarkan kalimat yang menyulut emosi SP dan RM. Salah seorang korban, lanjut EY, kemudian mengeluarkan senjata tajam dari saku.

“Saya tidak minum, jadi saya lihat jelas. Dia (SP, Red) pegang badik. Macam mau tantang kami,” ungkap EY.

Merasa tertantang, sejumlah pemuda kemudian menyerang SP dan RM. Beberapa pemuda bahkan menganiaya korban dengan balok. Korban yang kalah jumlah hanya pasrah menerima pukulan dari para pelaku. EY mengaku tidak ikut memukul korban, namun, ia melempar korban dengan batu yang ia temukan di sekitar lokasi.

“Saya lempar batu, tetapi tidak tahu kena kah tidak, karena gelap. Trus JO sama AL itu yang pisah. Baru warga banyak keluar lihat,” kata EY.

Melihat warga yang mulai berdatangan ke lokasi, para pelaku kemudian berpencar dan melarikan diri. Kedua korban lalu dibawa ke Polres Sorong Kota untuk melaporkan kejadian yang menimpanya. Setelah membuat laporan, kedua korban yang berlumuran darah dilarikan ke RSUD Sorong untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Pelaku banyak, ada yang saya tidak kenal juga,” kata EY seperti dikutip dari Radar Sorong (Grup FAJARONLINE.COM), Kamis (9/2/2017).

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota AKP Fernanso Saragi mengaku belum mendapatkan keterangan lebih lanjut dari korban. Maklum, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sorong.

(bens – sisidunia.com)